SULAWESI BARAT — Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno menegaskan bahwa penugasan sebagai koordinator pelaksana RBB 2026 di Boyolali merupakan amanah untuk menghadirkan dampak nyata. Menurutnya, pengabdian ini adalah awal dari hubungan jangka panjang antara korporasi, relawan, dan warga Desa Kembang Kuning.
"Ukuran keberhasilan kami sederhana, apakah manfaatnya masih terasa ketika kegiatan ini sudah selesai. Semoga sinergi BUMN dan masyarakat dapat terus mendorong Desa Kembang Kuning semakin maju, sejahtera, dan mandiri," ujar Avirianto dalam keterangan resminya.
Selama sepekan, puluhan relawan dari tiga BUMN tersebut terjun langsung berbaur dengan masyarakat. Mereka tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun ke lapangan membantu aktivitas warga. Di sektor pangan, relawan turut mendukung proses pengepakan dan distribusi program Makan Bergizi Gratis. Di bidang lingkungan, kawasan Taman Sitinggil direvitalisasi melalui kerja bakti dan pengecatan, plus penanaman bibit pohon.
Edukasi Digital untuk UMKM dan Perlindungan Anak
Sentuhan ekonomi menjadi perhatian khusus. Para relawan berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM setempat untuk memberikan edukasi pemanfaatan media sosial. Tujuannya, memperluas pasar produk unggulan desa yang sebelumnya hanya mengandalkan penjualan konvensional.
Tidak berhenti di situ, materi edukasi lain juga digelar menyasar kelompok rentan. Warga mendapatkan penyuluhan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor pertanian, perlindungan anak dan perempuan, serta pengelolaan potensi wisata. Siswa SDN 1 Kembang Kuning juga kebagian program edukatif yang dikemas menyenangkan.
Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menilai pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi lintas sektor. "Pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta seluruh masyarakat," kata Agus saat seremoni pembukaan.
Komitmen Berkelanjutan di 11 Lokasi
Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN Fahrudin menambahkan, program ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial korporasi. Melalui RBB, BUMN tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga agen pembangunan sosial.
"Kami berharap, apa yang dilakukan oleh AirNav Indonesia, TASPEN maupun Jasindo, serta para relawan ini dapat dijaga dan dikembangkan oleh seluruh masyarakat desa, agar kebermanfaatannya bisa berjangka panjang dan lebih luas lagi," ujar Fahrudin.
Program RBB 2026 di Boyolali merupakan salah satu dari sebelas lokasi pelaksanaan di seluruh Indonesia dengan semangat "Sebelas Lokasi, Satu Panggilan untuk Negeri". Berakhirnya kegiatan di Desa Kembang Kuning menandai rampungnya rangkaian acara di Boyolali, sekaligus menjadi fondasi bagi kelanjutan kerja sama antara BUMN dan pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat.