SULAWESI BARAT — Peringatan kemerdekaan di Nusantara tahun ini tidak sekadar seremoni. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyiapkan tiga agenda utama: upacara, penghijauan massal, dan lomba lari malam. Dari ketiganya, penanaman pohon menjadi perhatian khusus karena menyasar rekor nasional.
Basuki memastikan 17.808 bibit telah disiapkan untuk ditanam serentak di sejumlah titik, termasuk kawasan sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Jenis tanaman yang dipilih antara lain balangeran, meranti, kapur, tengkawang, dan nyatoh—seluruhnya merupakan spesies khas hutan tropis dataran rendah.
"Kegiatan massal penanaman pohon ini menargetkan pemecahan rekor MURI, menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan memperkuat visi IKN sebagai forest city," kata Basuki dalam keterangan resminya.
Merdeka Night Run dan Hiburan Rakyat di Plaza Seremoni
Otorita IKN juga menggelar Merdeka Night Run yang menargetkan lebih dari 3.000 peserta. Event olahraga ini memperebutkan trofi Kepala Otorita IKN dan menjadi daya tarik bagi warga yang ingin merayakan kemerdekaan dengan aktivitas fisik.
"Pendaftarnya sudah ada. Kita targetnya tiga ribu orang. Sekaligus untuk meramaikan Agustusan ini di sini," jelas Basuki.
Grup angklung Svara Mandiri dijadwalkan tampil menghibur para tamu dan masyarakat. Jumlah undangan upacara diperkirakan mencapai 3.000 orang, hampir sama dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Tenda-tenda untuk upacara telah berdiri di Plaza Seremoni IKN, sementara Pasukan Pengibar Bendera terus berlatih di bawah terik matahari.
Presiden Prabowo Pimpin Upacara di Jakarta, Basuki di IKN
Puncak peringatan 17 Agustus 2026 tetap berpusat di Istana Kepresidenan Jakarta. Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara di ibu kota negara pada Senin (17/8).
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menegaskan pembagian peran tersebut. Upacara di IKN akan dikoordinasikan langsung oleh Otorita IKN, dengan Basuki Hadimuljono dijadwalkan menjadi inspektur upacara di kawasan Nusantara.
"IKN juga akan melaksanakan dan dikoordinir langsung oleh Otorita IKN," kata Juri.
Menghidupkan Kawasan Lewat Agenda Lingkungan dan Olahraga
Rangkaian acara ini menunjukkan pergeseran pendekatan Otorita IKN dalam memaknai hari kemerdekaan. Selain aspek seremonial, momentum 17 Agustus digunakan untuk menghidupkan kawasan melalui partisipasi publik.
Penanaman 17.808 pohon bukan sekadar angka simbolis. Angka tersebut merujuk pada tanggal kemerdekaan RI, sekaligus melanjutkan program penghijauan yang selama ini berjalan di Nusantara. Basuki ingin perayaan tahun ini meninggalkan jejak nyata bagi ekosistem kota hutan, bukan hanya dokumentasi upacara.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, seluruh mata kini tertuju pada kesiapan logistik dan cuaca di hari-H. Keberhasilan acara ini akan menjadi tolok ukur kemampuan Otorita IKN mengorganisir event berskala nasional di tengah pembangunan infrastruktur yang masih berjalan.