SULAWESI BARAT — Sonos bersiap merilis generasi kedua headphone over-ear mereka dengan segmen yang lebih tinggi. Berdasarkan laporan Bloomberg dan dokumen FCC yang beredar, perangkat bernama Sonos Ace Ultra itu akan hadir dengan peningkatan signifikan dari sisi perangkat lunak, khususnya pada dukungan perintah suara dan kecerdasan buatan.
Lima Pilihan Warna dan Dukungan AI
Dokumen FCC yang terbit pada Senin (16/6) mengonfirmasi nama produk tersebut dan mengindikasikan adanya lima pilihan warna. Jumlah ini bertambah dibandingkan model Ace 2024 yang hanya tersedia dalam warna hitam dan putih.
Secara teknis, sertifikasi tersebut juga mengungkap adanya sinyal yang mengarah pada dukungan voice command. Hal ini sejalan dengan pernyataan CEO Sonos, Tom Conrad, yang sebelumnya mengakui bahwa headphone pertamanya kurang memiliki integrasi dengan ekosistem rumah dan sulit bersaing di kategori yang sudah padat.
Conrad menyebut peluang perusahaan ada pada komputasi percakapan (conversational computing) dan predictive intelligence di rumah. Sonos memposisikan perangkatnya sebagai perangkat keras yang bisa bekerja di berbagai ruangan dan memahami pola aktivitas penghuni rumah.
Integrasi Ekosistem yang Lebih Luas
Sonos tidak hanya berhenti pada perangkat keras. Perusahaan telah memperluas Sonos Voice Control untuk mendukung kontrol Philips Hue dan Lutron Caseta. Langkah ini memperkuat posisi headphone Ace Ultra sebagai pusat kendali rumah pintar, bukan sekadar perangkat audio pribadi.
Pada saat yang sama, persaingan di kategori ini kian memanas. Apple baru saja merilis AirPods Max 2 pada Maret 2025 dengan chip H2, peredam bising yang lebih kuat, dan fitur Live Translation. Apple juga berencana memperluas Siri AI ke jajaran AirPods lewat pembaruan iOS 27.
Harga dan Ketersediaan
Sonos dikabarkan memiliki agenda peluncuran produk pada September 2025. Waktu pengajuan sertifikasi FCC yang berdekatan dengan jadwal tersebut mengindikasikan Ace Ultra akan menjadi bagian dari acara peluncuran itu.
Belum ada informasi resmi mengenai harga untuk pasar Indonesia. Sebagai gambaran, model Ace pertama dijual dengan harga USD 449 (sekitar Rp 7,4 juta) di pasar global. Jika pola ini berlanjut, Ace Ultra kemungkinan akan diposisikan di segmen harga yang sama atau sedikit lebih tinggi.
Untuk Siapa Headphone Ini?
Sonos Ace Ultra tampaknya menyasar pengguna yang sudah memiliki ekosistem Sonos di rumahnya. Dengan integrasi AI dan kontrol rumah pintar yang lebih dalam, perangkat ini menawarkan nilai lebih dibandingkan sekadar headphone nirkabel biasa.
Bagi pengguna yang hanya mencari headphone dengan peredam bising terbaik, opsi dari kompetitor seperti Apple atau Sony mungkin tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang menginginkan perangkat yang terhubung dengan ekosistem smart home, Ace Ultra bisa menjadi pertimbangan menarik saat resmi dirilis nanti.