MAMUJU — Kolam air mancur di bundaran Jalan Arteri Mamuju, Sulawesi Barat, kembali beroperasi setelah menjalani penataan oleh Dinas PUPR Provinsi Sulbar. Fasilitas ini kini dapat dinikmati masyarakat yang melintas menuju kawasan perkantoran Gubernur Sulawesi Barat.
Penataan tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk mewujudkan "Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera". Ruang publik yang tertata diharapkan menghadirkan wajah ibu kota provinsi yang lebih representatif dan nyaman bagi warga.
Bukan Sekadar Estetika, Air Mancur Jadi Pengatur Lalu Lintas
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sulbar, Sakka Lalong Tangdilintin, menyebut penataan kolam air mancur tidak hanya berorientasi pada aspek keindahan. Keberadaan fasilitas ini memiliki fungsi teknis yang berdampak langsung pada kenyamanan pengguna jalan.
"Kolam air mancur ini dibangun dengan fungsi utama mempercantik dan memperindah tata kota. Selain itu, dapat menjadi ikon visual di depan Kantor Gubernur," ujar Sakka dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).
"Dari sisi lingkungan, keberadaan kolam air mancur di bundaran Arteri juga memberikan kesegaran bagi udara sekitar serta membantu mengarahkan laju kendaraan agar lebih teratur," sambungnya.
Target Berikutnya: Air Mancur di Pusat Kota Mamuju
Pihaknya berharap pengembangan ruang publik serupa dapat terus berlanjut. Salah satu rencana yang mengemuka adalah pembangunan kolam air mancur di kawasan dalam Kota Mamuju yang dinilai strategis sebagai pusat ibu kota Provinsi Sulawesi Barat.
Rencana tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Mamuju sebagai pusat pemerintahan sekaligus ruang kota yang nyaman dan membanggakan. Penataan infrastruktur yang berkelanjutan menjadi prioritas, tidak hanya untuk fungsi teknis tetapi juga nilai tambah bagi kualitas lingkungan perkotaan.
Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi PUPR Sulbar untuk mendorong pembangunan yang memberikan dampak nyata. Pelayanan infrastruktur yang semakin baik diharapkan turut mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera melalui kerja nyata di lapangan.