SULAWESI BARAT — Sebanyak 59,18 juta pelajar di Indonesia tercatat memiliki rekening tabungan dengan total dana Rp27 triliun, menurut laporan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Rapat Koordinasi Nasional TPAKD 2026. Angka itu mencakup program tabungan pelajar yang dikelola perbankan, termasuk Simpanan Pelajar (SimPel) yang bisa dibuka dengan setoran awal Rp5.000. Orang tua dan pelajar yang ingin tahu cara membuka rekening perlu menyiapkan dokumen kependudukan dan mendatangi bank penyelenggara.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memaparkan capaian program tabungan pelajar dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo Convention Centre, Jakarta, Kamis, 22 Oktober. Laporan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto yang hadir dalam forum tersebut.
Program tabungan pelajar dirancang sebagai pintu masuk pengenalan layanan perbankan bagi anak dan remaja. Lewat rekening ini, pelajar belajar menyimpan uang dan mengenal layanan keuangan formal sejak dini.
Besaran Dana dan Cakupan Penerima
Total dana yang dihimpun melalui rekening pelajar mencapai Rp27 triliun. Jumlah itu tersebar di 59,18 juta rekening pelajar di seluruh Indonesia.
Angka tersebut disampaikan Airlangga dalam laporannya. "Peningkatan inklusi juga dimulai sejak dini. Tadi disampaikan rekening pelajar sudah diikuti oleh 59,18 juta pelajar dengan dana tabungan Rp27 triliun," kata Airlangga.
Namun, laporan tersebut belum merinci sebaran jumlah rekening pelajar menurut jenjang pendidikan maupun wilayah. Informasi rinci soal distribusi ini belum diumumkan dalam forum.
Syarat dan Cara Membuka Rekening Pelajar
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyinggung program Simpanan Pelajar atau SimPel dalam kesempatan yang sama. Rekening SimPel dapat dibuka dengan setoran awal mulai Rp5.000.
Setoran yang ringan itu memungkinkan pelajar mulai menabung tanpa harus punya uang dalam jumlah besar. Untuk persyaratan dokumen dan formulir, calon nasabah dapat menanyakannya langsung ke bank penyelenggara SimPel.
Informasi lengkap soal prosedur pembukaan rekening dapat diakses melalui kantor bank terdekat atau kanal resmi OJK. Belum ada keterangan resmi soal biaya administrasi maupun batas usia pendaftaran dalam laporan tersebut.
Jadwal Pencairan dan Penyalur
Program tabungan pelajar bukan bansos berskema pencairan berkala. Dana Rp27 triliun adalah akumulasi simpanan milik pelajar di rekening masing-masing, bukan bantuan yang disalurkan pemerintah.
Karena itu, tidak ada jadwal pencairan tahap atau bank penyalur khusus seperti pada program bantuan sosial. Penyetoran dan penarikan mengikuti ketentuan bank tempat rekening dibuka.
Literasi Keuangan Masih di Bawah Inklusi
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 mencatat tingkat inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61 persen. Sementara tingkat literasi keuangan berada di angka 69,57 persen.
Selisih kedua angka menunjukkan lebih banyak orang punya akses ke layanan keuangan dibanding yang benar-benar memahami produknya. Pemerintah mengarahkan kebijakan agar kepemilikan rekening tidak berhenti di simbol, tetapi turut mendukung kesejahteraan keluarga.
Masyarakat yang ingin memastikan status rekening atau menanyakan produk SimPel bisa menghubungi bank penerbit secara langsung. Waspadai pihak yang mengaku sebagai calo pembukaan rekening dan meminta biaya di luar ketentuan resmi.