Pencarian

Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Salat Subuh Berjamaah di Masjid, Dialog dengan Warga soal Narkoba hingga Kenakalan Remaja

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 09:17:02 WIB
Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Salat Subuh Berjamaah di Masjid, Dialog dengan Warga soal Narkoba hingga Kenakalan Remaja
Kabidpropam, Kabidkum, dan PJU Polda Sulbar mengikuti salat Subuh berjamaah di masjid.

MAMUJU — Kegiatan Subuh Keliling yang digelar Polda Sulawesi Barat menghadirkan Kabidpropam, Kabidkum, dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) di tengah jamaah masjid. Para pejabat kepolisian itu tidak datang membawa laporan atau perkara, melainkan duduk bersama warga selepas salat Subuh untuk berbincang soal kehidupan sehari-hari.

Suasana pertemuan berlangsung akrab tanpa sekat jabatan dan pangkat. Personel Polri dan jamaah duduk dalam satu lingkaran, membahas nasihat agama hingga persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dialog Usai Salat, dari Nilai Agama sampai Kenakalan Remaja

Setelah ibadah berjamaah, polisi dan jamaah saling bertukar pandangan mengenai nilai-nilai agama, pentingnya menjaga persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Perbincangan juga menyentuh peran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Ruang dialog itu membuka kesempatan bagi warga menyampaikan aspirasi, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Tidak semua permasalahan masyarakat harus menunggu menjadi perkara hukum.

Ada persoalan keluarga, keresahan sosial, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga konflik antarwarga yang justru lebih baik dikenali dan dicegah sejak dini. Persoalan-persoalan semacam itu kerap luput dari laporan resmi, tetapi terasa langsung di lingkungan tempat tinggal.

Pendekatan Humanis untuk Kenali Akar Persoalan

Subuh Keliling menjadi salah satu pendekatan humanis Polda Sulbar untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. Dengan turun langsung ke tengah warga, kepolisian diharapkan mampu memahami akar persoalan, bukan hanya menangani akibat yang ditimbulkannya.

Kehadiran polisi di masjid pada waktu subuh memberi warna berbeda dari pola pengamanan yang biasa dilihat warga. Pertemuan sederhana seusai salat menjadi jalan bagi kepolisian untuk mendengar langsung suara umat.

Dari percakapan sederhana seusai salat Subuh, dapat tumbuh kepercayaan. Dari kepercayaan lahir keterbukaan, dan dari keterbukaan itulah berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui serta dicarikan jalan keluarnya.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bugispos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks