MAMASA — Begitu menerima laporan adanya kebakaran, personel Kodim 1428/Mamasa langsung menuju lokasi dengan menggunakan mobil pemadam TNI AD. Di lapangan, para prajurit berjibaku memadamkan titik-titik api bersama warga dan pihak terkait, meski medan yang dihadapi cukup menantang.
Komandan Kodim 1428/Mamasa melalui Kasdim, Mayor Inf Hasruddin, menegaskan bahwa TNI akan selalu siap hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat, terutama dalam kondisi darurat maupun bencana di wilayah.
Pemantauan Titik Api untuk Cegah Kebakaran Susulan
Setelah proses pemadaman, personel tidak langsung menarik diri. Mereka tetap melaksanakan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.
"Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan pemantauan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang dapat menyebabkan kebakaran susulan," ujar Mayor Inf Hasruddin dalam keterangannya.
Imbauan untuk Masyarakat Mamasa
Mayor Inf Hasruddin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kebakaran hutan di wilayah Mamasa kerap terjadi pada musim kemarau. Warga diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat risiko api yang mudah meluas di tengah kondisi cuaca kering.
Respons cepat dari jajaran TNI ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menekan dampak bencana. Dengan penanganan yang sigap, diharapkan potensi kerugian dan kerusakan lingkungan dapat diminimalisir.