Pencarian

Menteri PU Dody Hanggodo Prioritaskan Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur untuk Warga Pulau Palue Pascagempa

Rabu, 19 Agustus 2026 • 14:42:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Prioritaskan Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur untuk Warga Pulau Palue Pascagempa
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau prioritas pemenuhan air bersih bagi warga Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, pascagempa magnitudo 7,7.

Sikka — Pulau Palue yang terletak di utara Pulau Flores, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi fokus utama penanganan bencana setelah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Menteri PU (Pekerjaan Umum) Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan prioritas dalam upaya membantu sekitar 7.000 warga di delapan desa yang terdampak.

"Kita pastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi sekarang, sekaligus kita siapkan sumber air yang dapat mendukung kebutuhan mereka dalam jangka panjang," kata Dody Hanggodo.

Langkah cepat langsung diambil dengan meninjau kondisi di lapangan. Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw bersama Bupati Sikka Juventus Kago mengunjungi Pulau Palue pada Selasa (18/8/2026).

Mereka memeriksa tiga titik dari sekitar 10 titik longsoran yang teridentifikasi serta mengecek kondisi sumur bor yang dibangun pada 2023 dengan kapasitas sekitar 1,8 liter per detik, yang menjadi salah satu sumber layanan air masyarakat.

Untuk kebutuhan darurat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II telah mengirimkan empat unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter ke Pulau Palue.

Pemulihan Infrastruktur Terdampak Lainnya

Selain air bersih, Kementerian PU juga menyiapkan survei geolistrik untuk memetakan potensi sumber air tanah, yang akan menjadi dasar penentuan titik pengembangan sumber air baru agar pasokan air tidak hanya bergantung pada sumber yang ada saat ini.

Di sektor infrastruktur, kebutuhan perbaikan bangunan pengaman pantai sepanjang kurang lebih 250 meter di kawasan Maluriu telah diidentifikasi. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT juga menyiapkan satu unit excavator tipe PC 200 untuk membersihkan material longsoran yang mengganggu akses masyarakat.

Perhatian khusus juga diberikan pada Kantor Camat Palue yang rusak akibat gempa, sebagai bagian dari pemulihan fasilitas pelayanan publik.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kementerian PU memastikan penanganan Pulau Palue dilakukan secara bertahap, dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, sebagai prioritas utama pascagempa.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks