SULAWESI BARAT — Auto2000 menyebut 12 komponen mobil hybrid yang perlu diperiksa berkala, mulai dari oli mesin bensin hingga kisi ventilasi pendingin baterai tegangan tinggi. Perawatan mobil hybrid memang berbagi banyak kesamaan dengan mobil bensin biasa, tetapi ada komponen elektrifikasi yang tidak boleh diabaikan. Pemilik yang melewatkan pemeriksaan area ventilasi baterai berisiko memperpendek usia paket baterai.
Panduan perawatan mobil hybrid dirilis Auto2000 melalui keterangan resminya. Bengkel resmi Toyota itu menekankan bahwa mobil hybrid tetap memakai mesin bensin yang butuh pelumasan, sehingga jadwal servis oli dan filter tidak berubah. Yang membedakan, ada komponen elektrifikasi seperti baterai tegangan tinggi dan sistem pendinginnya yang menuntut perhatian tersendiri.
Daftar 12 komponen itu dibagi ke dalam kelompok mesin bensin, sistem kelistrikan, dan bagian kaki-kaki. Berikut rinciannya.
Oli Mesin dan Cairan Kendaraan
Meski punya motor listrik, mobil hybrid tetap mengandalkan mesin bensin yang butuh pelumasan untuk mengurangi gesekan antar komponen bergerak. Penggantian oli wajib mengikuti jadwal yang direkomendasikan pabrikan.
Selain oli, perhatikan engine coolant untuk menjaga temperatur kerja mesin dan brake fluid yang berperan di sistem pengereman. Pastikan volume seluruh cairan sesuai rekomendasi pabrikan.
Filter Udara, Filter Oli, dan Filter Bahan Bakar
Tiga filter ini menjaga kebersihan serta mendukung kinerja mesin bensin. Filter udara menyaring debu agar tidak masuk ruang pembakaran, filter oli menahan kontaminan dalam pelumas, dan filter bahan bakar menjaga kebersihan bensin sebelum dialirkan ke sistem pembakaran.
Pemeriksaan filter jadi lebih krusial ketika mobil sering dipakai di lingkungan berdebu atau kondisi jalan yang kurang bersih. Ganti sesuai jadwal servis, jangan menunggu gejala muncul.
Kaki-Kaki: Kemudi, Suspensi, dan Rem
Kenyamanan dan keselamatan tidak hanya ditentukan mesin dan sistem elektrifikasi. Sistem kemudi, suspensi, dan rem tetap perlu diperiksa berkala agar bekerja optimal.
Segera ke bengkel jika muncul bunyi tidak normal, getaran berlebih, atau perubahan respons kemudi dan pengereman. Gejala semacam itu biasanya jadi tanda awal komponen kaki-kaki mulai aus.
Bensin Harus Sesuai Angka Oktan Rekomendasi
Pemilihan bahan bakar ikut menentukan performa dan efisiensi mesin bensin pada mobil hybrid. Pakai bensin dengan spesifikasi dan angka oktan sesuai rekomendasi pabrikan untuk masing-masing model.
Bahan bakar yang sesuai mendukung proses pembakaran optimal sekaligus menjaga kinerja mesin dalam jangka panjang.
Tekanan Angin dan Kondisi Ban
Ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, sehingga kondisinya berpengaruh pada kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi. Tekanan angin yang terlalu rendah meningkatkan hambatan gulir sehingga kendaraan butuh energi lebih besar untuk bergerak.
Periksa juga ketebalan telapak ban dan kondisi dinding ban. Ganti segera jika keausan melewati batas atau ditemukan benjolan dan retakan.
Busi Mesin Bensin
Busi menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. Kondisi busi yang menurun memengaruhi kualitas pembakaran dan kinerja mesin.
Gejala yang perlu diwaspadai: mesin kurang responsif, putaran mesin tidak stabil, atau konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Pemeriksaan dan penggantian busi mengikuti jadwal perawatan pabrikan.
Aki Kecil atau Baterai Tegangan Rendah
Selain baterai tegangan tinggi sebagai bagian sistem hybrid, mobil hybrid juga memakai aki tegangan rendah untuk mendukung sistem kelistrikan kendaraan. Aki kecil yang lemah bisa membuat sistem kendaraan tidak dapat diaktifkan secara normal.
Salah satu pemicunya adalah mobil yang terlalu lama tidak digunakan. Periksa kondisi aki kecil secara berkala, terutama jika mobil jarang dipakai untuk aktivitas harian.
Kisi Ventilasi Pendingin Baterai Hybrid
Baterai hybrid butuh pengelolaan temperatur agar bekerja optimal. Pada sejumlah model, sistem ventilasi pendingin memanfaatkan udara dari dalam kabin yang dialirkan melalui saluran khusus.
Debu, kotoran, atau barang bawaan yang menutupi area ventilasi dapat menghambat aliran udara sehingga proses pendinginan baterai terganggu. Pastikan area ventilasi tidak tertutup dan bersihkan debu yang menumpuk di sekitarnya.
Pemeriksaan serta pembersihan filter udara pendingin baterai sebaiknya dilakukan teknisi bengkel resmi. Komponen ini berhubungan langsung dengan paket baterai tegangan tinggi yang harganya tidak murah, jadi salah penanganan bisa berimplikasi besar.