Pencarian

ASUS Kuasai 17% Pasar PC Komersial Indonesia Kuartal I 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 16:48:01 WIB
ASUS Kuasai 17% Pasar PC Komersial Indonesia Kuartal I 2026
ASUS Business menempati peringkat ketiga pasar PC komersial Indonesia dengan pangsa 17% pada kuartal I 2026 versi IDC.

SULAWESI BARAT — ASUS Business menempati peringkat ketiga pasar PC komersial Indonesia dengan pangsa 17% pada kuartal I 2026 versi riset IDC. Posisi itu naik berturut-turut dari peringkat kedelapan pada 2023, keenam pada 2024, dan keempat pada 2025. Capaian lini komersial ini muncul saat pasar PC nasional justru diprediksi menyusut 22,9% sepanjang tahun.

Lini commercial ASUS tercatat mengirim 17% dari total PC komersial yang beredar di Indonesia pada kuartal I 2026. Country Product Marketing Manager ASUS Indonesia Aldy Ramadiansyah menyebut capaian itu menempatkan ASUS Business di posisi ketiga, mengacu data International Data Corporation (IDC) 2026.

Lompatan posisi berlangsung tiga tahun berturut-turut. ASUS Business masih di peringkat kedelapan pada 2023, lalu naik ke posisi keenam pada 2024 dan keempat pada 2025 sebelum menembus tiga besar tahun ini.

Puncak di Segmen All-in-One, Kuat di SMB

Pada periode yang sama, ASUS memimpin kategori PC komersial All-in-One. Di segmen usaha kecil dan menengah (SMB), ASUS berada di peringkat kedua, sedangkan di segmen pemerintahan menempati posisi ketiga.

ASUS sendiri sudah beroperasi di Indonesia sejak 2003, tetapi lini commercial baru masuk pada 2023. Usia lini bisnisnya baru sekitar tiga tahun, jauh lebih muda dibanding lini consumer yang sudah lebih dulu dikenal pengguna lokal.

"Kita lumayan anak baru di lini commercial, semoga bisa segera mengimbangi saudara kita di lini consumer," kata Aldy, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (28/10/2026).

Portofolio Produk dan Kartu TKDN

Untuk lini bisnis, ASUS menyediakan laptop ExpertBook, desktop dan All-in-One ExpertCenter, workstation, Mini PC atau NUC, server, hingga perangkat jaringan bisnis. Sejumlah perangkat komersial ASUS diklaim memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40%.

Roadmap TKDN tersebut mencakup laptop ExpertBook serta desktop dan All-in-One ExpertCenter. Bagi vendor yang membidik pengadaan pemerintah dan BUMN, sertifikasi TKDN menjadi syarat yang menentukan daya saing.

Pasar PC Nasional Naik 9,4% di Awal Tahun

Pertumbuhan ASUS terjadi saat pasar PC Indonesia ikut mencatat kenaikan. IDC mencatat pengiriman PC nasional mencapai 982 ribu unit pada kuartal I 2026, naik 9,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka itu mencakup desktop, notebook, dan workstation. Menurut IDC, kenaikan didorong pembelian yang dipercepat (frontloading) di kanal consumer maupun commercial, karena distributor mempercepat pengadaan stok untuk mengantisipasi kenaikan harga perangkat.

Di pasar PC Indonesia secara keseluruhan, ASUS memimpin dengan pangsa 21,9%, diikuti Lenovo sebesar 21,4%. Selisih keduanya hanya 0,5 poin persentase.

Bayang-bayang Penurunan 22,9% di Sisa Tahun

IDC memperingatkan pertumbuhan kuat pada awal tahun tidak serta-merta berlanjut hingga akhir 2026. Senior Market Analyst Devices Research IDC Leonard Adiarto Sudjono menyebut tekanan ekonomi makro dan kelangkaan komponen diperkirakan terus mendorong harga perangkat.

"Hambatan makroekonomi dan kelangkaan komponen yang masih berlangsung diperkirakan akan terus mendorong kenaikan harga, yang kemungkinan akan memicu penurunan permintaan dalam waktu dekat," kata Leonard dalam keterangannya pada Senin (22/6).

IDC memperkirakan pengiriman PC pada kuartal II turun 12,5%. Penurunan diperkirakan semakin dalam pada paruh kedua tahun ini, yakni 35,4% pada kuartal III dan 40,6% pada kuartal IV.

Secara keseluruhan, IDC memproyeksikan pasar PC Indonesia sepanjang 2026 menyusut 22,9%. Faktor pemicunya: tingginya persediaan di kanal distribusi, melemahnya penjualan ke pengguna akhir, fluktuasi nilai tukar, kenaikan biaya komponen, serta tekanan ekonomi makro.

Bagi pelaku bisnis digital, kombinasi frontloading dan proyeksi penurunan tajam di kuartal IV menjadi sinyal untuk menghitung ulang jadwal pengadaan perangkat. Anggaran belanja IT yang biasanya dikejar di akhir tahun berpotensi tertahan harga, sementara stok di distributor masih menumpuk.

Posisi tiga besar ASUS Business sendiri baru teruji di satu kuartal. Seberapa tahan pangsa 17% itu ketika pasar menyusut dua digit akan terlihat dari laporan IDC kuartal berikutnya.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks