Pencarian

Kuasa Hukum Apresiasi Jalannya Eksekusi Lahan di Desa Beru-Beru Mamuju, Ketua LBH: Putusan Inkracht Wajib Dilaksanakan

Jumat, 31 Juli 2026 • 20:59:01 WIB
Kuasa Hukum Apresiasi Jalannya Eksekusi Lahan di Desa Beru-Beru Mamuju, Ketua LBH: Putusan Inkracht Wajib Dilaksanakan
Kuasa hukum mengapresiasi jalannya eksekusi lahan di Desa Beru-Beru, Mamuju, yang berlangsung kondusif tanpa gesekan.

MAMUJU — Roda penegakan hukum di Sulawesi Barat kembali berputar. Eksekusi putusan Pengadilan Negeri Mamuju yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di Desa Beru-Beru rampung tanpa gesekan berarti, Selasa lalu.

Advokat Imanuddin, S.H., kuasa hukum pemohon eksekusi yang juga mantan jurnalis, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengadilan Negeri Mamuju, jajaran kepolisian, unsur TNI, serta pemerintah desa. Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama sehingga proses yang rawan konflik ini bisa berjalan dengan damai.

Menimbang Nurani di Tengah Tuntutan Hukum

Di balik kemenangan hukum yang diraih kliennya, Imanuddin mengaku tidak ada ruang untuk euforia. Ia justru menyoroti sisi kemanusiaan dari sebuah proses eksekusi yang kerap dianggap dingin dan tanpa kompromi.

“Tidak ada kebanggaan melihat seseorang kehilangan tempat atau hak yang selama ini dikuasainya. Namun demikian, kita hidup di negara hukum. Setiap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap wajib dihormati dan dilaksanakan,” ujar Imanuddin dalam keterangan resminya.

LBH Tombak Keadilan: Ini Bukan Soal Permusuhan

Ketua Umum LBH Tombak Keadilan, H. Syamsul Rijal, S.H., M.H., menegaskan bahwa eksekusi ini lahir dari proses peradilan yang sah dan berjenjang, bukan didasari rasa dendam atau kepentingan pribadi semata.

“Menghormati putusan pengadilan adalah menjaga kepastian hukum, keadilan, dan kewibawaan lembaga peradilan. Jika putusan yang sudah inkracht tidak dilaksanakan, maka ketidakpastian hukum akan merajalela dan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya hukum akan runtuh,” tegas Syamsul Rijal melalui sambungan telepon seluler.

Harapan untuk Kedamaian Pasca-Eksekusi

Pasca-proses hukum yang berjalan ketat, LBH Tombak Keadilan kini mengarahkan pandangan pada rekonsiliasi sosial. Syamsul Rijal mengapresiasi sikap dewasa masyarakat yang mengutamakan kesabaran selama proses eksekusi berlangsung.

“Keamanan dan kedamaian yang tercipta menjadi bukti bahwa jalur hukum adalah jalan terbaik penyelesaian sengketa. Ke depan, kami berharap seluruh pihak dapat menerima hasil proses hukum dengan lapang dada. Jaga persaudaraan, bangun kedamaian bersama,” tutup Syamsul Rijal, yang didampingi Sekretaris Jenderal Ahmad Ilham, S.H.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah kerasnya proses hukum, nilai kemanusiaan tetap harus dijaga. Kini, tantangan terbesar bukan lagi soal kepatuhan hukum, melainkan bagaimana warga Desa Beru-Beru kembali merekatkan tali silaturahmi pasca-perbedaan kepentingan yang sempat mempertemukan mereka di ruang sidang.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks