SULAWESI BARAT — Rapat koordinasi digelar di Mapolda NTB, Mataram, untuk mematangkan aspek keamanan dan kelancaran event balap motor terbesar di Indonesia itu. Audiensi dipimpin Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Warokka, dan diterima langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja beserta jajaran.
Pembahasan tidak hanya menyentuh pengamanan fisik, tetapi juga akses mobilitas penonton, kesiapan operasional lintas fungsi, hingga program pendukung yang akan menghidupkan kawasan Mandalika selama tiga hari balapan.
Evaluasi MotoGP 2025 Jadi Pijakan Perbaikan
Polda NTB memaparkan hasil evaluasi pengamanan tahun lalu sebagai dasar penyempurnaan strategi. Cakupannya meliputi koordinasi lintas instansi, rekayasa arus lalu lintas, pengamanan kawasan sirkuit, hingga pengelolaan pergerakan penonton agar tidak terjadi penumpukan.
Kapolda NTB menegaskan komitmennya mendukung penuh penyelenggaraan melalui sistem pengamanan yang profesional, terpadu, dan adaptif. "Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui sistem pengamanan yang profesional, terpadu, dan adaptif berdasarkan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya," ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.
Dampak Ekonomi Capai Rp4,96 Triliun
MotoGP Indonesia bukan sekadar agenda olahraga internasional. Edisi sebelumnya menghasilkan estimasi multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, mendorong investasi baru di kawasan The Mandalika yang hingga 2025 tercatat mencapai Rp713 miliar.
Manfaatnya dirasakan langsung masyarakat lokal. Lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap, dengan sekitar 67 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Ratusan pelaku UMKM kuliner dan kerajinan ikut terlibat, termasuk lebih dari 600 UMKM yang beraktivitas di sekitar sirkuit dan Kuta Mandalika.
Sektor pariwisata juga terdongkrak signifikan. Okupansi hotel mencapai 100 persen di kawasan The Mandalika dan rata-rata 90 persen di Kota Mataram. Untuk mengakomodasi mobilitas wisatawan, sebanyak 44 penerbangan tambahan disiapkan menuju NTB.
Sinergi Kunci Keberhasilan Event
Troy Warokka menekankan bahwa keberhasilan MotoGP Indonesia tidak hanya bergantung pada kesiapan sirkuit. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penentu. Evaluasi tahun sebelumnya dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan pengalaman lebih baik bagi pengunjung.
Selain balapan utama, rangkaian aktivitas pendukung seperti Hero Walk, Opening Ceremony, Festival Pertamina Grand Prix of Indonesia, Mandalika Street Food Festival, hingga Riders Goes to School akan meramaikan kawasan. Program yang melibatkan komunitas dan UMKM lokal ini diharapkan memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.