Pencarian

BULOG Serap 3 Juta Ton Beras dari Petani, Stok Pemerintah Tembus 5 Juta Ton di Awal Juni 2026

Kamis, 04 Juni 2026 • 12:40:31 WIB
BULOG Serap 3 Juta Ton Beras dari Petani, Stok Pemerintah Tembus 5 Juta Ton di Awal Juni 2026
BULOG berhasil menyerap 3 juta ton beras dari petani hingga awal Juni 2026.

SULAWESI BARAT — Direktur Utama BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut angka ini bukan sekadar statistik. Menurutnya, serapan 3 juta ton menunjukkan negara hadir menyerap hasil panen petani di tengah musim panen raya.

“Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, BULOG telah berhasil menyerap 3 juta ton setara beras. Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026).

Harga Gabah Rp6.500 per Kg Jadi Kunci Serapan

Pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan ini, menurut Ahmad Rizal, memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia. Hasil panen pun terserap optimal tanpa membuat petani rugi di tingkat penggilingan.

“Penetapan HPP tersebut memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia sehingga hasil panen dapat terserap dengan baik dan kesejahteraan petani semakin terjaga,” jelasnya.

Serapan besar ini juga berdampak langsung pada penguatan stok pangan nasional. Dengan stok CBP di atas 5 juta ton, pemerintah memiliki ruang fiskal dan logistik yang lebih lebar untuk menjalankan program stabilisasi harga beras, penyaluran bantuan pangan, hingga antisipasi bencana dan gejolak pasar.

Target 4 Juta Ton Diprediksi Tercapai Sebelum Akhir Tahun

BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras pada 2026 bisa terlampaui sebelum Desember. Optimisme ini didukung oleh musim panen yang masih berlangsung di sejumlah daerah sentra produksi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Sinergi dengan TNI, Polri, penyuluh pertanian, dan penggilingan padi disebut menjadi faktor kunci percepatan serapan. BULOG juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada hasil panen yang terbuang.

“BULOG akan terus berada di garis depan menjaga pangan Indonesia. Keberhasilan serapan mencapai 3 juta ton ini bukan hanya angka, tetapi wujud nyata keberpihakan negara kepada petani dan komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Ahmad Rizal.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan nasional. Dengan stok beras yang melimpah, tekanan harga beras di pasar tradisional diperkirakan bisa diredam, sementara petani di daerah sentra produksi mendapatkan kepastian harga yang layak.

Bagikan
Sumber: rentak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks