Pencarian

Harga Emas Antam di Indonesia Kembali Turun pada Kamis, Kini Rp2.759.000 per Gram

Kamis, 04 Juni 2026 • 11:02:01 WIB
Harga Emas Antam di Indonesia Kembali Turun pada Kamis, Kini Rp2.759.000 per Gram
Harga emas Antam turun menjadi Rp2.759.000 per gram pada Kamis, 4 Juni 2024.

JAKARTA — Pergerakan harga emas Antam kembali menunjukkan tren penurunan pada Kamis (4/6). Berdasarkan data yang dirilis PT Aneka Tambang, harga logam mulia untuk ukuran satu gram saat ini berada di angka Rp2.759.000.

Penurunan harga ini terjadi setelah beberapa waktu lalu emas sempat menyentuh level yang lebih tinggi. Fluktuasi harga emas Antam kerap dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global di pasar internasional.

Harga Berdasarkan Ukuran Emas Batangan

Selain ukuran satu gram, Antam juga menetapkan harga untuk berbagai bobot emas batangan lainnya. Harga tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang belum memiliki NPWP, tarif PPh Pasal 22 yang dikenakan lebih tinggi, yakni sebesar 0,9 persen. Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk beberapa ukuran pada hari ini:

  • Emas batangan 0,5 gram: Rp1.429.500
  • Emas batangan 1 gram: Rp2.759.000
  • Emas batangan 5 gram: Rp13.295.000
  • Emas batangan 10 gram: Rp26.535.000
  • Emas batangan 50 gram: Rp132.295.000
  • Emas batangan 100 gram: Rp264.512.000

Harga Buyback Emas Antam Ikut Turun

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga yang ditetapkan Antam ketika ingin membeli kembali emas dari nasabah juga mengalami penyesuaian. Harga buyback untuk emas batangan pada hari ini tercatat sebesar Rp2.499.000 per gram.

Selisih antara harga jual dan harga buyback ini merupakan hal yang wajar dalam perdagangan emas batangan. Selisih tersebut mencakup biaya produksi, margin, dan komponen lainnya.

Faktor Pendorong Fluktuasi Harga Emas

Pergerakan harga emas Antam sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global. Sentimen pasar terhadap ekonomi AS, kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed), dan ketegangan geopolitik dunia kerap menjadi pemicu utama.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Logam mulia ini kerap dijadikan sebagai aset lindung nilai (hedging) untuk melindungi nilai kekayaan dari inflasi.

Bagikan
Sumber: idnfinancials.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks