Pencarian

Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.864 per Dolar AS, Cek Kurs Terbaru di BCA, Mandiri, dan BNI

Selasa, 02 Juni 2026 • 11:48:01 WIB
Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.864 per Dolar AS, Cek Kurs Terbaru di BCA, Mandiri, dan BNI
Rupiah melemah ke Rp 17.864 per dolar AS di tengah penguatan dolar global.

SULAWESI BARAT — Pelemahan rupiah pagi ini melanjutkan tren tekanan terhadap mata uang Garuda di tengah penguatan dolar AS secara global. Data kurs dari Bank Indonesia menunjukkan posisi rupiah yang semakin menjauh dari level psikologis Rp 17.800. Kondisi ini menjadi perhatian bagi importir yang membutuhkan dolar untuk pembayaran, maupun eksportir yang hendak mengkonversi penerimaan valas.

Selisih Kurs Jual-Beli di BCA, Mandiri, dan BNI

Bank Central Asia (BCA) menawarkan tiga kategori kurs untuk transaksi hari ini. Untuk nasabah yang bertransaksi melalui e-Banking, BCA memasang kurs beli di Rp 17.878 per dolar AS dan kurs jual di Rp 17.898 per dolar AS. Sementara itu, untuk transaksi di kantor cabang (TT Counter) dan bank notes, kurs beli berada di Rp 17.690 per dolar AS, sedangkan kurs jual di Rp 17.940 per dolar AS.

Bank Mandiri (BMRI) memberikan harga khusus untuk transaksi bernilai besar. Melalui skema special rate yang berlaku untuk nominal di atas 25.000 dolar AS, Mandiri memasang kurs beli Rp 17.865 per dolar AS dan kurs jual Rp 17.895 per dolar AS. Adapun untuk TT Counter, kurs beli tercatat Rp 17.640 per dolar AS dan kurs jual Rp 17.940 per dolar AS.

Bank Negara Indonesia (BBNI) juga menyediakan skema special rate dengan kurs beli Rp 17.625 per dolar AS dan kurs jual Rp 17.925 per dolar AS. Khusus untuk transaksi di atas 25.000 dolar AS, nasabah disarankan menghubungi cabang terdekat untuk mendapatkan kurs yang berlaku saat itu juga.

Pemicu Pelemahan dan Dampak ke Pasar

Tekanan terhadap rupiah pagi ini tidak lepas dari penguatan indeks dolar AS di pasar global. Sentimen risk-off masih mendominasi pelaku pasar menjelang rilis data ketenagakerjaan AS pekan ini. Meski IHSG terpantau menguat, pergerakan rupiah yang berlawanan menunjukkan adanya aliran modal asing yang masih wait and see.

Bagi importir, pelemahan rupiah berarti biaya bahan baku impor semakin mahal. Sebaliknya, eksportir di sektor komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit justru diuntungkan karena penerimaan dalam dolar AS bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah.

Catatan Penting Transaksi Valas

Kurs yang tercantum merupakan kurs indikasi dan dapat berubah selama proses transaksi. Untuk transaksi dengan nilai nominal tertentu, nasabah disarankan menghubungi cabang bank masing-masing. Ketentuan threshold transaksi dan kewajiban penyampaian dokumen underlying mengikuti aturan Bank Indonesia.

Investasi mengandung risiko.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks