SULAWESI BARAT — Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi Yordania dan Amerika Serikat pada pemusatan latihan di Turki, 9–17 November 2026. Pelatih Nova Arianto memakai agenda FIFA Matchday itu untuk menguji skuad sekaligus memburu pemain anyar sebelum Piala Asia U-20 2027.
Pemusatan latihan di Turki menjadi bagian dari persiapan Garuda Muda menuju putaran final Piala Asia U-20 2027 di China pada Maret mendatang. Indonesia U-20 sudah memastikan tempat setelah menjuarai Grup H pada babak kualifikasi.
Dua laga uji coba melawan Yordania dan Amerika Serikat dipilih karena jatuh di periode FIFA Matchday. Menurut Nova, mayoritas pemainnya masih membela klub di Liga 1 dan Liga 2, sehingga jendela internasional itu jadi cara mengumpulkan mereka tanpa mengganggu kompetisi domestik.
Mengapa FIFA Matchday Jadi Pilihan Nova Arianto
Kalender kompetisi domestik yang padat membuat pemanggilan pemain di luar jadwal FIFA berisiko bagi klub. Nova menyebut periode 9–17 November sebagai waktu paling aman untuk menarik para pemain berkumpul.
"Kita akan koordinasi sedemikian dulu dengan coach John (Herdman) mengenai rencana ke depan," ujar Nova di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu.
Pernyataan itu juga menyinggung peluang pemusatan latihan lanjutan setelah Turki. Rencananya masih dibahas bersama pelatih timnas Indonesia, John Herdman.
Tiga Posisi yang Diburu: Bek Tengah, Bek Sayap, Penyerang Sayap
Selain menguji kekuatan tim, TC di Turki dipakai Nova untuk mengevaluasi pemain di sektor yang dinilai belum ideal. Prioritasnya bek tengah, bek sayap, dan penyerang sayap.
Dari daftar itu, satu nama sudah dipastikan mendapat kesempatan: Ousmane Camara. Striker 19 tahun tersebut kini memperkuat Kendal Tornado di kompetisi Championship.
Camara tampil menjanjikan pada awal musim dengan empat gol dalam enam pertandingan, mulai dari laga melawan Persis hingga pertandingan terakhir kontra Deltras Sidoarjo. Catatan itu yang membuat Nova ingin melihatnya langsung di sesi latihan dan uji coba.
"Saya pikir kita akan berikan kesempatan tadi untuk kita lihat perkembangannya (Camara)," kata Nova.
Ujian Sesungguhnya Baru di Piala Asia U-20 2027
Yordania dan Amerika Serikat bukan lawan sembarangan untuk level usia ini. Keduanya memberi gambaran bagi Nova soal kesiapan skuad menghadapi tekanan di putaran final nanti.
Hasil di Turki tidak menentukan apa pun secara kompetitif. Namun bagi Garuda Muda, dua laga itu jadi tolok ukur apakah tambahan pemain di tiga posisi prioritas cukup menutup celah sebelum berangkat ke China.
Selepas Turki, arah program bergantung pada hasil koordinasi Nova dengan Herdman. Jika disepakati, pemusatan latihan lanjutan akan digelar untuk mematangkan skuad jelang Maret.