Pencarian

PAMA Kembangkan Jahe Merah di Kutai Timur, Petani Binaan Kini Punya Akses Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 • 14:20:01 WIB
PAMA Kembangkan Jahe Merah di Kutai Timur, Petani Binaan Kini Punya Akses Pasar
Petani binaan Program Si Jame PAMA Site INDO merawat tanaman jahe merah di lahan percontohan Desa Suka Rahmat, Kutai Timur.

SULAWESI BARAT — PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site INDO mengembangkan Program Sinergi Jahe Merah (Si Jame) di Desa Suka Rahmat, Kutai Timur, untuk memperkuat rantai pasok jahe merah sekaligus membuka akses pasar bagi petani binaan. Program CSR yang berjalan sejak 2025 ini mempertemukan petani dengan UMKM Dapur Jamu Ibu melalui kesepakatan jual beli hasil panen. Langkah tersebut menjadi penting karena selama ini petani jahe merah kerap kesulitan menyerap hasil panen ke pasar yang stabil.

Desa Suka Rahmat, Kutai Timur — Program Si Jame dijalankan PAMA Site INDO bersama Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bessai Berinta. Pendampingan menyasar petani di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, agar budidaya jahe merah berkembang menjadi usaha dengan prospek pasar dan nilai tambah.

Perjalanan program dimulai pada 30 April 2025 lewat pelatihan budidaya dan pascapanen hortikultura produk rimpang. Sebanyak 19 petani mengikuti kegiatan di rumah Imbar, dengan menghadirkan Hartanto, praktisi budidaya jahe dari Tapin, Kalimantan Selatan.

Materi pelatihan mencakup persiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga penanganan pascapanen. Peserta juga menjalani praktik langsung di kebun percontohan supaya teknik budidaya diterapkan dengan tepat dan menghasilkan jahe merah berkualitas lebih baik.

Pendampingan Berlanjut ke Musim Tanam Kedua

Komitmen pendampingan berlanjut hingga musim tanam kedua pada Juli 2026. Tim CSR PAMA INDO bersama LPB PAMA Bessai Berinta melakukan monitoring dan kunjungan lapangan secara berkala untuk memastikan perkembangan tanaman sesuai rencana.

Sebanyak delapan petani telah melakukan penanaman, sementara dua petani lain masih mempersiapkan lahan dan menjaga kualitas bibit sebelum ditanam. Program ini juga memfasilitasi akses pembiayaan melalui Koperasi KSPPS Berkah Sejahtera bagi tiga petani, yakni Usman, Rais, dan Parakkasi.

Seiring berkembangnya budidaya, tantangan berikutnya adalah memastikan hasil panen terserap pasar. Di titik inilah Program Si Jame mempertemukan petani dengan Dapur Jamu Ibu, UMKM binaan yang berpotensi mengolah jahe merah menjadi minuman rempah bernilai tambah.

Panen Perdana dan MoU Jual Beli Hasil Panen

Tonggak penting program ditandai dengan panen perdana jahe merah pada 10 Agustus 2026 di lahan Kelompok Tani Hutan (KTH) Karya Bersama Polmas milik Nasruddin. Kegiatan itu dihadiri perwakilan PT Indominco Mandiri, CSR PAMA INDO, perangkat desa, penyuluh kehutanan, dan Dapur Jamu Ibu.

Pada kesempatan yang sama, Dapur Jamu Ibu dan petani binaan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kerja sama jual beli hasil panen jahe merah. Kesepakatan ini memberi petani akses pasar yang lebih terarah dan memperkuat keberlanjutan usaha budidaya.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis membangun rantai pasok jahe merah yang terintegrasi, dari budidaya hingga pemasaran. Bagi petani, kepastian penyerapan panen membuka peluang peningkatan pendapatan yang lebih terukur.

Pemantauan Setelah Panen

Pendampingan tetap berjalan setelah panen perdana. Pada 30 Agustus 2026, tim LPB bersama Hartanto kembali mengunjungi 10 titik lahan percontohan untuk memantau perkembangan tanaman dan memberikan rekomendasi teknis kepada petani.

Rangkaian kunjungan lapangan menunjukkan program tidak berhenti pada seremonial panen. Petani mendapat pendampingan teknis berkelanjutan agar produktivitas dan kualitas jahe merah terjaga pada musim-musim berikutnya.

Bagi PAMA, Program Si Jame memperlihatkan bagaimana dana CSR diarahkan ke pembentukan rantai pasok, bukan sekadar bantuan sesaat. Petani di Kutai Timur kini memiliki mitra dagang yang jelas, sementara Dapur Jamu Ibu mendapat pasokan bahan baku dari kebun yang terkelola.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks