Pencarian

Wisatawan Malaysia Dominasi Whoosh, 403.626 Penumpang hingga Agustus 2026

Senin, 14 September 2026 • 11:48:31 WIB
Wisatawan Malaysia Dominasi Whoosh, 403.626 Penumpang hingga Agustus 2026
Wisatawan Malaysia mendominasi penumpang asing Kereta Cepat Whoosh sepanjang Januari–Agustus 2026.

SULAWESI BARAT — Angka ini menunjukkan posisi Malaysia yang jauh meninggalkan negara asal penumpang asing lainnya. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026 saja, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melayani 105.095 penumpang asal Malaysia, atau sekitar 40 persen dari total 262.369 penumpang WNA pada periode yang sama.

Minat Berlanjut di Awal September

Antusiasme wisatawan Malaysia belum surut memasuki September 2026. Berdasarkan data penjualan tiket, sebanyak 2.300 tiket dibeli wisatawan Malaysia pada awal bulan tersebut, atau rata-rata 1.150 tiket per hari.

Angka harian itu menandakan Whoosh bukan lagi sekadar moda transportasi, melainkan bagian dari itinerari wisata warga Malaysia selama berada di Indonesia.

Jakarta-Bandung dalam Satu Paket Perjalanan

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menilai tingginya minat wisatawan Malaysia menunjukkan Whoosh telah menjadi bagian dari perjalanan mereka selama berada di Indonesia.

"Keberadaan kereta cepat juga memudahkan wisatawan menggabungkan agenda perjalanan di Jakarta, Bandung, dan sejumlah destinasi di Jawa Barat," ujar Eva.

Kemudahan itu yang membuat Whoosh diminati wisatawan Malaysia. Dalam satu hari, mereka bisa berpindah dari pusat bisnis Jakarta ke kawasan wisata Bandung tanpa terjebak macet di jalur darat.

Beban Utang Jadi Sorotan Terpisah

Di sisi lain, proyek Whoosh masih menyisakan pekerjaan rumah soal pembiayaan. Utang kereta cepat ini dikabarkan akan dicicil hingga 80 tahun, sebuah skema yang menimbulkan pertanyaan soal beban fiskal jangka panjang.

Meski begitu, dari sisi operasional, tingginya jumlah penumpang asing — terutama dari Malaysia — menjadi sinyal positif bahwa layanan ini punya pasar yang nyata, bukan sekadar proyek mercusuar.

Dengan 42,8 persen penumpang WNA berasal dari Malaysia, Whoosh kini bergantung pada satu pasar utama. Diversifikasi asal penumpang akan menjadi kunci untuk menjaga okupansi tetap sehat di tahun-tahun mendatang.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks