SULAWESI BARAT — West Japan Railway Co. (JR West) resmi menghentikan operasional Shinkansen Hello Kitty pada Minggu pekan lalu. Kereta cepat yang melayani rute Shin-Osaka hingga Hakata ini pertama kali diluncurkan pada Juni 2018 dan langsung menjadi favorit karena desainnya yang unik.
Sepanjang masa dinasnya, kereta bertema merah muda ini sukses mengangkut sekitar 1 juta penumpang. Jumlah itu menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat, terutama penggemar karakter Hello Kitty yang sudah mendunia.
Desain Ikonik: Dari Eksterior Merah Muda hingga 'Kawaii! Room'
Yang membedakan Shinkansen ini dari kereta cepat biasa adalah tampilannya yang mencolok. Eksterior kereta didominasi warna merah muda dengan hiasan pita dan ilustrasi khas Hello Kitty. Begitu masuk ke dalam, nuansa imut semakin terasa.
Gerbong 1, yang semula bernama 'Hello! Plaza', berfungsi sebagai area pameran sekaligus toko suvenir. Di sini, penumpang bisa membeli merchandise eksklusif Hello Kitty. Menjelang pensiun, gerbong itu berganti nama menjadi 'Thanks! Plaza' sebagai bentuk perpisahan.
Sementara itu, Gerbong 2 dijuluki 'Kawaii! Room'. Seluruh interiornya—mulai dari dinding, langit-langit, hingga kursi—dihiasi penuh desain Hello Kitty. Ada pula spot foto khusus yang memungkinkan penumpang berfoto bersama kondektur kereta bertema Hello Kitty.
Tangis dan Tepuk Tangan di Stasiun Shin-Osaka
Suasana haru mewarnai keberangkatan terakhir kereta ini. Kerumunan penggemar yang membawa kamera dan merchandise Hello Kitty berkumpul di Stasiun JR Shin-Osaka. Mereka melambaikan tangan dan berteriak "Terima kasih" saat kereta mulai bergerak meninggalkan peron.
Salah satu penggemar, Yoshiharu Ikeda, seorang siswa kelas enam yang datang dari Prefektur Fukui, mengaku sedih. "Saya sedih karena kereta ini akan pensiun, tetapi saya senang bisa menaikinya sebelum hilang. Saya ingin mengingat momen ini selamanya," ujarnya seperti dikutip dari Kyodo News (21/5).
Shinkansen Hello Kitty memang bukan sekadar moda transportasi. Bagi banyak penggemar, kereta ini adalah simbol keceriaan dan kenangan selama delapan tahun terakhir. Kini, hanya kenangan dan foto yang tersisa dari perjalanan kereta cepat paling imut di Jepang itu.