SULAWESI BARAT — Acara ini disiarkan langsung melalui akun Instagram @mncsekuritas dan dipandu oleh Market Development Support MNC Sekuritas Raissa Syifa. Sesi tersebut menyasar investor yang ingin menentukan langkah tepat saat pasar saham menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Momentum Pemulihan Pasar Jadi Fokus Utama
Supardi menilai kondisi pasar yang mulai bangkit perlu disikapi secara bijak. Menurutnya, investor tidak cukup hanya mengikuti pergerakan pasar begitu saja. Ada tiga hal yang mesti diperhatikan: fundamental, tren pergerakan pasar, serta manajemen risiko.
"Ketika market mulai menunjukkan pemulihan, investor perlu melihat kondisi tersebut sebagai momentum untuk kembali mencermati peluang, bukan sekadar mengikuti pergerakan pasar," ujar Supardi dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan, pemahaman atas tren dan penentuan strategi yang sesuai akan membuat investor lebih siap mengambil keputusan. Manajemen risiko tetap menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan dari proses tersebut.
Fundamental dan Tren Jadi Pegangan Investor
Pesan utama sesi ini sederhana: jangan terjebak euforia sesaat. Pasar yang mulai bangkit sering memicu godaan untuk mengejar harga tanpa perhitungan. Supardi mengingatkan bahwa keputusan investasi yang matang lahir dari analisis, bukan sekadar reaksi terhadap pergerakan indeks.
Bagi investor ritel, pendekatan ini relevan terutama di tengah fluktuasi pasar saham yang kerap berubah cepat. Memahami tren membantu investor membaca arah, sementara fundamental menjadi dasar menilai kelayakan suatu instrumen.
Akses Informasi Lewat Instagram Live
Format Instagram Live dipilih MNC Sekuritas untuk menjangkau investor secara lebih luas dan interaktif. Lewat akun @mncsekuritas, peserta bisa mengikuti penjelasan langsung dari praktisi tanpa harus hadir di lokasi.
Investor yang tertarik mengikuti sesi ini dapat menyaksikan siaran pada Kamis (10/09/2026) pukul 16.00 WIB. Materi yang dibahas mencakup strategi menangkap peluang di pasar yang mulai bangkit, sejalan dengan tema yang diusung.
Investasi mengandung risiko.