SULAWESI BARAT — Google mengumumkan tambahan fitur baru pada sistem Android bernama Motion Assist. Teknologi ini ditujukan untuk pengguna yang sering merasa pusing atau mual ketika membaca pesan, menggulir media sosial, atau menonton video di dalam mobil yang sedang bergerak.
Masalah ini umum dialami penumpang yang duduk di kursi mobil dan mencoba membalas email atau berselancar di media sosial. Sensasi pusing muncul saat mata fokus pada layar, sementara tubuh merasakan getaran, belokan, dan perubahan kecepatan kendaraan.
Menyelaraskan Layar dengan Gerakan Kendaraan
Motion Assist bekerja dengan menampilkan titik-titik gelembung yang bergerak di tepi layar. Titik tersebut mengikuti aksi kendaraan secara real-time, mulai dari belok, mempercepat, hingga mengerem.
Pergerakan itu dihasilkan oleh sensor gerak ponsel yang membaca perubahan arah mobil. Dengan begitu, pandangan pengguna tidak lagi bertentangan dengan sensasi keseimbangan tubuh saat kendaraan berjalan.
Google juga menyediakan opsi kustomisasi. Pengguna dapat memilih bentuk, warna, dan tingkat transparansi gelembung, sekaligus mengatur agar fitur aktif otomatis atau ditambahkan ke panel Quick Settings untuk akses cepat.
Langkah Mengaktifkan Motion Assist
Fitur ini tersembunyi di menu pengaturan, tidak langsung muncul di layar utama. Berikut cara menemukannya:
- Buka aplikasi Pengaturan di perangkat Android.
- Ketuk profil Anda, lalu pilih Semua layanan.
- Di bagian "Keamanan pribadi & perangkat", ketuk Motion Assist atau Bantuan Gerakan.
Membutuhkan Android 17 ke Atas
Google menyatakan Motion Assist hanya berjalan di perangkat dengan sistem Android 17 atau versi lebih baru. Ini berarti pengguna perlu melakukan pembaruan sistem terlebih dahulu sebelum dapat mencoba fitur tersebut.
Kehadirannya menambah deretan fitur kenyamanan yang mulai menjadi perhatian pengembang sistem operasi, seiring meningkatnya aktivitas bekerja dan bersosial lewat ponsel di perjalanan.
Apple Sudah Lebih Dulu dengan Vehicle Motion Cues
Konsep gelembung animasi sebagai penanda gerak kendaraan bukan hal baru. Dikutip dari TechCrunch, Apple lebih dulu meluncurkan fitur Vehicle Motion Cues pada 2024. Fitur serupa itu juga menampilkan titik-titik di tepi layar untuk membantu pengguna iPhone mengurangi mabuk perjalanan.
Langkah Google ini memperketat persaingan fitur kesehatan dan kenyamanan di sistem operasi masing-masing.
Mengapa Main HP di Mobil Bisa Membuat Mual
Mabuk perjalanan yang muncul saat menatap layar ponsel disebabkan oleh ketidakcocokan sinyal sensorik. Otak menerima informasi berbeda dari telinga bagian dalam, mata, otot, dan sendi.
"Ketika ada ketidakselarasan antara apa yang dikatakan telinga bagian dalam kita, apa yang dilihat mata kita, dan bagaimana kita bergerak, otak kita mungkin tidak tahu bagaimana memprosesnya," kata ahli saraf Neil Cherian.
Motion Assist dirancang untuk menyelaraskan sinyal tersebut. Titik-titik bergerak memberikan referensi visual tambahan yang membantu otak memahami bahwa kendaraan sedang berpindah posisi, sehingga rasa mual dapat ditekan.
Google belum merinci jadwal kedatangan fitur ini ke perangkat Android di Indonesia. Namun pengguna yang menjalankan Android 17 dapat segera memeriksa menu Pengaturan setelah pembaruan sistem dirilis.