SULAWESI BARAT — Volvo tengah bersiap memperluas jajaran kendaraan listriknya dengan menghadirkan model terbaru berjuluk EX50. Berdasarkan informasi dari sumber internal yang dikutip Automotive News, SUV berukuran lebih besar dan lebih tinggi dari EX40 ini akan menjadi model termurah Volvo di pasar Amerika Utara, menggeser posisi EX40 yang saat ini dibanderol mulai USD 56.545.
Dimensi Lebih Besar, Harga Justru Lebih Murah dari EX40
Keputusan Volvo menempatkan EX50 di bawah EX40 dari segi harga merupakan strategi menarik. Alih-alih meneruskan generasi baru dari EX40, pabrikan asal Swedia ini memilih membuat lini produk baru yang lebih murah namun tetap mengusung teknologi terkini.
EX50 dikabarkan memiliki dimensi yang mendekati Hyundai IONIQ 5, Toyota bZ4X, dan Ford Mustang Mach-E. Ketiganya merupakan model terlaris di segmen SUV listrik Amerika Serikat setelah Tesla Model Y.
Platform SPA3 800-Volt: Pengisian Lebih Cepat dan Jarak Tempuh di Atas 480 Km
Yang menarik dari EX50 adalah penggunaan platform SPA3 yang sama dengan EX60. Arsitektur 800-volt ini memungkinkan waktu pengisian daya jauh lebih singkat, efisiensi energi lebih baik, dan jarak tempuh diperkirakan menembus 300 mil atau sekitar 482 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Platform modular ini juga fleksibel menampung berbagai ukuran paket baterai, memberi ruang bagi Volvo untuk merilis beberapa varian dengan harga berbeda di kemudian hari. Produksi EX50 dengan kode internal V326 akan dilakukan di pabrik baru Volvo di Kosice, Slovakia—pabrik yang sama yang akan merakit Polestar 7.
Dealer Antusias, Volvo Butuh Model yang Bisa Bersaing dengan Tesla
Sejumlah dealer Volvo di AS menyambut baik kehadiran EX50. Matthew Haiken, pemilik Prestige Volvo di East Hanover, New Jersey, menyebut EX50 memiliki kemiripan besar dengan Polestar 7.
"Setidaknya saya tahu Volvo akan mendapat produk kompetitif yang memberi kami diferensiasi nyata dari Tesla," ujar Haiken, "dan mudah-mudahan bisa merebut sebagian pangsa pasar mereka."
Ia juga mengungkapkan sedikit kekecewaan karena harus berhenti menjual kendaraan Polestar di AS, padahal model tersebut diminati pelanggannya.
Penjualan Listrik Volvo Anjlok 44 Persen di Tengah Perubahan Kebijakan AS
Langkah Volvo menghadirkan EX50 tidak lepas dari tekanan pasar. Pada kuartal kedua tahun ini, penjualan mobil listrik Volvo di AS turun 44 persen dengan hanya sekitar 1.500 unit terjual. Kebijakan tarif impor dan penghapusan insentif pajak federal USD 7.500 membuat harga kendaraan listrik Volvo semakin sulit bersaing.
EX40 yang saat ini mengandalkan platform lama CMA memang sudah waktunya diperbarui. Namun Volvo memilih pendekatan berbeda dengan memperkenalkan model baru sepenuhnya yang dirancang khusus untuk bersaing di segmen yang paling banyak diminati konsumen Amerika: SUV listrik.
Dengan harga di bawah USD 50.000, dukungan pengisian cepat, jarak tempuh lebih dari 480 kilometer, dan teknologi modern, EX50 berpotensi menjadi tiket Volvo untuk kembali kompetitif di pasar Amerika Utara. Nama EX50 sendiri sudah didaftarkan sebagai merek dagang ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) pada bulan lalu, mengindikasikan model ini juga akan dipasarkan di Eropa.