SULAWESI BARAT — Data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.10 WIB mencatat IHSG bertengger di level 6.221, setelah dibuka menguat 111 poin atau 1,85 persen di level 6.118. Motor utama penggerak bursa pagi itu berasal dari jajaran saham perbankan BUMN (Himbara).
BMRI naik 210 poin (5 persen) ke Rp 4.410 per saham. BBNI melesat 210 poin (5,9 persen) ke Rp 3.770. BBRI menguat 120 poin (4,21 persen) ke Rp 2.970. Sektor tambang dan telekomunikasi turut menyumbang rapor hijau: PT Timah Tbk (TINS) melonjak 7,88 persen, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 7,72 persen ke Rp 3.070, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menguat 2,80 persen.
Bos Danantara: BUMN Kini Paling Optimal
Dony Oskaria menegaskan, tren positif ini merupakan refleksi dari transformasi menyeluruh yang mulai membuahkan hasil. “Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pasar modal kita. Kinerja IHSG yang menguat cukup signifikan, termasuk penguatan rupiah, menjadi cerminan nyata bahwa BUMN kita saat ini berada dalam posisi terbaiknya,” ujar Dony dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Menurut Dony, meskipun pergerakan pasar jangka pendek kerap diwarnai dinamika dan sentimen sesaat, investor pada akhirnya tetap rasional. “Tentu ada isu dan sentimen yang cukup memengaruhi, tetapi pada akhirnya seluruh investor akan melihat bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan negara kita sedang mencatatkan pencapaian di posisi yang paling optimal,” katanya.
Momentum Value Creation bagi Investor
Dony menambahkan, rekam jejak positif di berbagai sektor strategis ini menjadi momentum penting. Posisi terbaik BUMN saat ini, menurutnya, menjadi landasan kuat untuk terus mengakselerasi penciptaan nilai (value creation), sekaligus memberikan imbal hasil yang menjanjikan bagi para investor.
Penguatan IHSG dan saham BUMN terjadi di tengah optimisme pasar terhadap fundamental ekonomi domestik. Dengan kinerja keuangan yang lebih sehat dan efisien, perusahaan pelat merah dinilai mampu menjadi motor penggerak utama bursa saham Indonesia ke depan.