Pencarian

Hellraiser: Revival Tawarkan Horor Lebih Nakal dan Brutal dari Film Aslinya, Sudah Bisa Dicoba

Rabu, 10 Juni 2026 • 22:16:31 WIB
Hellraiser: Revival Tawarkan Horor Lebih Nakal dan Brutal dari Film Aslinya, Sudah Bisa Dicoba
Hellraiser: Revival hadir dengan gameplay horor penuh aksi dan elemen brutal.

Hellraiser: Revival adalah game yang sejak menit pertama tidak malu-malu menunjukkan identitasnya. Dalam sesi pratayang sepanjang 40 menit, jurnalis yang mencobanya menemukan lingkungan yang dipenuhi selebaran BDSM, mainan seks, jebakan beruang, dan kultis bersetelan kink yang berfungsi sebagai baju besi. "Ini mungkin game horor paling mesum yang pernah dibuat," tulis sang pengulas.

Dari Puzzle Box ke Shotgun: Kenapa Game Ini Lebih Asyik dari Filmnya

Film Hellraiser 1987 memang punya efek praktikal dan desain Cenobite yang ikonik, tapi Roger Ebert pernah menyebutnya "film tanpa kecerdasan, gaya, atau alasan." Game ini, sebaliknya, langsung memberikan pemain shotgun di awal permainan. Perbandingan dengan BioShock pun muncul: lingkungan rapat dengan detail, laci yang bisa dibuka untuk amunisi, audio diary yang tersebar, dan Lament Configuration yang berfungsi seperti plasmid elemen.

Di level yang dicoba, pemain bisa memotong lengan musuh dengan Jagged Messer—sejenis golok besar yang dideskripsikan dalam game sebagai "senjata sempurna untuk membelah perut." Atau menggunakan kotak misterius ikonik Hellraiser untuk menyedot api dari brazier dan menyemburkannya seperti flamethrower. Kombinasi ini membuat pertarungan terasa lebih variatif ketimbang sekadar menembak.

Tekan F untuk Menambah Penderitaan: Mekanik Unik yang Bikin Ketagihan

Salah satu momen paling berkesan adalah saat pemain memasuki dimensi neraka dan harus memutar dinding serta lantai ruangan ala Escher untuk mencapai pedestal. Di sinilah muncul prompt yang mungkin jadi yang terbaik tahun ini: "Press F to Increase Suffering." Setelah itu, sistem memberi notifikasi "Maximum Suffering Increased?"—sebuah pertanyaan retoris yang langsung menangkap semangat game ini.

Saber menyebut Hellraiser: Revival sebagai "survival horror action," berada di antara horor dan aksi ala Resident Evil. Pemain jarang punya lebih dari satu atau dua magazen cadangan untuk pistol dan shotgun, sehingga harus pintar menggunakan Lament Configuration untuk membunuh musuh, atau menyelinap lewat ventilasi untuk menusuk tengkorak mereka dari belakang.

Nokia dengan ASCII Porno: Komitmen pada Kekasaran Tanpa Kompromi

Game ini tidak hanya mengandalkan kekerasan. Dalam satu segmen, pemain harus melewati mimpi buruk berulang di rumah tokoh utama untuk mencari pacarnya yang hilang. Meskipun desain loop semacam ini bukan hal baru, Hellraiser: Revival menyelipkan detail absurd: ASCII gambar penis dan payudara di layar ponsel Nokia tua. "Saya harus menghormati komitmennya," tulis sang pengulas, "meskipun akhirnya game ini kekurangan banyak tema queer dari karya asli Clive Barker."

Hellraiser: Revival mungkin tidak menakutkan dalam arti tradisional, tapi ia konsisten menyajikan momen "nah, itu kacau" dengan tembakan yang terasa berat. Belum bisa disebut kultus klasik kelas B, tapi setelah memotong kaki kultis yang teriak "Aku akan memakunya dari tempat berlindung!" dengan jebakan beruang, peluangnya terbuka lebar. Game ini dijadwalkan rilis pada 2026 untuk PC dan konsol.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks