Pencarian

Harga Oli Motor di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu per Botol, Bengkel Kecil Terancam Tutup Akibat Suplai Seret dan Solar Mahal

Senin, 01 Juni 2026 • 14:39:49 WIB
Harga Oli Motor di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu per Botol, Bengkel Kecil Terancam Tutup Akibat Suplai Seret dan Solar Mahal
Kenaikan harga oli motor di Mamuju Tengah mencapai Rp10 ribu per botol akibat pasokan tersendat.

MAMUJU TENGAH — Efek domino dari mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kini dirasakan langsung oleh pengendara motor di pelosok Mamuju Tengah. Pasokan oli dari distributor ke bengkel-bengkel kecil tersendat, memicu kenaikan harga eceran yang memberatkan warga.

Biaya Logistik Bengkak, Distribusi Oli Macet di Karossa

Kecamatan Karossa menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak. Alimuddin, pemilik bengkel motor di Desa Lara, mengaku sudah berminggu-minggu kesulitan mendapatkan stok oli dari toko grosir maupun pusat kecamatan.

“Sekarang suplai oli dibatasi dari pusat grosir suku cadang. Kita yang bengkel kecil ini sering tidak kebagian karena modal terbatas untuk berebut stok,” kata Alimuddin.

Menurutnya, penyebab utama adalah meroketnya ongkos angkut. Kendaraan logistik yang membawa suku cadang dan oli ke wilayah pelosok mengeluhkan harga solar eceran yang tinggi dan sulit didapat. Beban biaya itu kemudian dibebankan ke harga modal oli yang dibeli bengkel.

Harga Naik, Bengkel Kecil Terjepit Modal

Dengan modal terbatas dan biaya operasional yang membengkak, bengkel-bengkel kecil di Desa Lara terpaksa menaikkan harga jual eceran. Lonjakan mencapai Rp10.000 per botol dari harga normal.

Kondisi ini membuat warga pengendara motor di pelosok kesulitan mendapatkan pelumas berkualitas. Jika fluktuasi harga solar dan kemacetan distribusi dari toko grosir di Karossa terus berlanjut, para pelaku usaha mikro khawatir mereka harus menutup usahanya karena kehabisan pelumas untuk melayani pelanggan.

Warga berharap ada intervensi dari dinas terkait untuk menstabilkan harga logistik di Mamuju Tengah. Tanpa langkah cepat, rantai pasok oli di daerah terpencil diprediksi akan semakin terpuruk.

Bagikan
Sumber: sulbaronline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks