MAMUJU TENGAH — Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.40 WITA, saat aktivitas warga baru dimulai. Suasana Desa Salugatta yang biasanya tenang sontak gempar. LM ditemukan meregang nyawa di lokasi dengan luka parah di sekujur tubuh.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Mandar Baru, Desa Bakka-Bakka, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Ia tengah berada di Mamuju Tengah saat nahas itu menimpanya.
Dua Pelaku Ditangkap tanpa Perlawanan
Setelah laporan warga diterima, Tim Resmob bersama jajaran Polsek setempat bergerak cepat. Kedua pelaku berhasil diendus dan ditangkap tanpa perlawanan berarti di lokasi persembunyiannya.
Pelaku pertama adalah NY (39), warga Desa Salubarana, Kecamatan Sampaga, Mamuju. Sementara pelaku kedua adalah RK (35), warga Desa Tarailu, Kecamatan Sampaga, Mamuju. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polres Mamuju Tengah.
Motif Penganiayaan Masih Diselidiki
Perwakilan kepolisian setempat, IPDA Edward, menyatakan bahwa tim penyidik masih mendalami secara intensif motif di balik aksi penganiayaan tersebut. “Untuk motif kejadian, saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman secara intensif. Kedua pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di mapolres untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.
Petugas juga telah menyisir tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan para pelaku saat melancarkan aksinya.
Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi
Mengingat korban berasal dari luar kabupaten, aparat kepolisian memberikan atensi serius terhadap potensi gesekan antar-kelompok. Polres Mamuju Tengah mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah hukum Mamuju Tengah maupun di daerah asal korban di Polewali Mandar, untuk tetap tenang dan menahan diri.
Penyebaran isu liar dan tindakan provokasi yang dapat memperkeruh suasana diminta untuk dihindari. “Kami mengimbau warga untuk tidak main hakim sendiri dan percayakan proses hukum kepada kami,” tambah IPDA Edward.
Hingga berita ini diturunkan, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Mamuju Tengah. Kasus ini terus dikembangkan untuk mengungkap kronologi utuh peristiwa nahas tersebut.