Pencarian

Dinas Pangan Sulbar Salurkan Paket Bergizi ke 150 KK Miskin Ekstrem di Pamboang Majene

Rabu, 16 September 2026 • 23:10:01 WIB
Dinas Pangan Sulbar Salurkan Paket Bergizi ke 150 KK Miskin Ekstrem di Pamboang Majene
Dinas Pangan Sulbar menyalurkan paket pangan bergizi kepada 150 kepala keluarga miskin ekstrem di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.

MAJENE — Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan paket pangan bergizi kepada 150 kepala keluarga kelompok miskin ekstrem di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Selasa 15 September 2026. Penerima bantuan berasal dari Desa Adolang II dan Desa Banua Adolang. Setiap keluarga menerima beras, telur, abon, minyak goreng, dan gula pasir.

Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati Sofyan, menyebut bantuan menyasar keluarga dengan kondisi rentan pangan dan gizi. Penyaluran dilakukan sebagai intervensi pemerintah kepada kelompok yang paling membutuhkan.

Siapa Penerima Bantuan di Pamboang

Sebanyak 150 KK yang menerima paket pangan tergolong desil 1 atau kelompok miskin ekstrem. Warga Desa Adolang II dan Desa Banua Adolang menjadi sasaran penyaluran tahap ini.

Kriteria penerima mengacu pada kondisi kerentanan pangan dan gizi. Kelompok ini dinilai paling rentan terhadap masalah gizi jika tidak mendapat intervensi langsung dari pemerintah.

Apa Isi Paket Pangan yang Disalurkan

Setiap keluarga mendapatkan paket pangan yang terdiri atas lima jenis bahan pokok. Rinciannya beras, telur, abon, minyak goreng, dan gula pasir.

Kombinasi bahan pangan itu dipilih untuk mendukung pemenuhan asupan gizi keluarga. Bantuan diharapkan meringankan kebutuhan pangan sekaligus memperbaiki kualitas konsumsi harian penerima.

Kaitan dengan Program PASTIPADU Pemprov Sulbar

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program PASTIPADU, singkatan dari Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan secara Terpadu. Program tersebut merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Sofiawati menjelaskan bahwa penanganan stunting dan kemiskinan melalui PASTIPADU dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai sektor. Salah satu caranya melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.

"Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah kepada masyarakat yang berada dalam kondisi rentan pangan dan rentan terhadap masalah gizi. Bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung pemenuhan asupan gizi," ujar Sofiawati.

Harapan Dinas Pangan Sulbar ke Depan

Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat berharap bantuan ini memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima. Penyaluran juga diarahkan mendukung upaya perbaikan gizi dan penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Barat.

Program bantuan pangan bergizi bagi kelompok miskin ekstrem menjadi salah satu instrumen daerah dalam menekan angka kerawanan pangan. Pemerintah provinsi menargetkan intervensi berjalan berkelanjutan melalui skema PASTIPADU yang melibatkan lintas sektor.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks