Pencarian

DiskominfoSS Sulbar Integrasikan Layanan Publik Berbasis Elektronik di Seluruh OPD, Perkuat SDM Digital

Minggu, 13 September 2026 • 11:46:31 WIB
DiskominfoSS Sulbar Integrasikan Layanan Publik Berbasis Elektronik di Seluruh OPD, Perkuat SDM Digital
Kepala DiskominfoSS Sulawesi Barat Muhammad Ridwan Djafar memaparkan gagasan Sulbar Digital dalam Podcast DiskominfoSS, Sabtu (13/9/2026).

MAMUJU — Kepala DiskominfoSS Sulawesi Barat Muhammad Ridwan Djafar memaparkan gagasan "Sulbar Digital" yang mencakup tiga pilar utama: penguatan infrastruktur jaringan, integrasi sistem layanan publik berbasis elektronik, dan pengikatan keterhubungan data di seluruh unit kerja OPD. Pemaparan itu berlangsung dalam Podcast DiskominfoSS, Sabtu 13 September 2026, sebagai bagian dari rangkaian HUT Sulbar ke-22.

Menurut Ridwan, arah transformasi digital di Sulawesi Barat menuntut kolaborasi yang kuat dan kesiapan SDM di semua tingkatan. Infrastruktur yang terhubung disebutnya menjadi fondasi utama agar pelayanan masyarakat dapat diakses lebih cepat, tepat, dan mudah.

Apa Saja yang Dicakup Program Sulbar Digital

Gagasan Sulbar Digital tidak berhenti pada penyediaan jaringan internet di kantor-kantor pemerintahan. Ridwan menyebut integrasi sistem layanan publik berbasis elektronik sebagai bagian yang tak terpisahkan dari program ini.

Integrasi itu menyasar seluruh unit kerja OPD di lingkungan Pemprov Sulbar. Tujuannya, keterhubungan data antar-instansi berjalan tanpa sekat sehingga layanan kepada warga tidak lagi tersendat akibat data yang tersebar di berbagai platform berbeda.

"Tumbuh sebagai arah Sulbar Digital, dorong SDM adaptif dan kompetitif. Kita ingin memastikan infrastruktur yang terhubung menjadi fondasi utama agar pelayanan masyarakat dapat diakses lebih cepat, tepat, dan mudah," tegas Muhammad Ridwan Djafar.

Mengapa SDM Jadi Kunci Transformasi Digital Sulbar

Ridwan menempatkan kesiapan sumber daya manusia sebagai prasyarat yang tidak bisa ditawar. Tanpa SDM yang adaptif dan kompetitif, infrastruktur digital sebaik apa pun tidak akan berdampak signifikan terhadap kualitas layanan publik.

Karena itu, DiskominfoSS menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi integrasi data sektoral dan pendampingan teknologi informasi di seluruh OPD. Pendampingan ini menyasar aparatur di setiap unit kerja agar mampu mengoperasikan dan memanfaatkan sistem digital yang dibangun.

Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang mendorong era transformasi digital inklusif dan menyeluruh. Tujuannya, pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan berjalan lebih efisien, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dampak yang Diharapkan bagi Warga Sulbar

Melalui konsistensi integrasi data dan pendampingan teknologi, ekosistem digital diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor UMKM, layanan administrasi kependudukan, hingga akses informasi publik menjadi beberapa bidang yang paling terdampak jika sistem terintegrasi berjalan penuh.

Bagi warga di kabupaten dan kota se-Sulbar, layanan yang terhubung antarsistem berarti waktu pengurusan yang lebih singkat dan data yang tidak lagi berulang diminta di setiap instansi. Pemprov menyebut arah ini sebagai lompatan konvergensi teknologi yang menyeluruh, bukan sekadar penambahan aplikasi baru di tiap dinas.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bugispos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks