Pencarian

PPK Kementan RI Tinjau Penangkaran Kakao di Majene, Petani Binaan CV Mario Mandiri Perkasa Dinilai Siap Naik Kelas

Sabtu, 11 Juli 2026 • 17:22:01 WIB
PPK Kementan RI Tinjau Penangkaran Kakao di Majene, Petani Binaan CV Mario Mandiri Perkasa Dinilai Siap Naik Kelas
PPK Kementan RI meninjau penangkaran kakao binaan CV Mario Mandiri Perkasa di Majene.

MAJENE — Kunjungan kerja PPK Kementan RI ke penangkaran kakao di Majene menjadi angin segar bagi petani binaan. Inugraha didampingi jajaran Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat meninjau langsung kebun milik Sapruddin, yang akrab disapa Udin Suara Rakyat.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyoroti seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengelolaan kebun, proses pembibitan, hingga pemeliharaan tanaman kakao. Penangkaran ini dinilai berhasil menerapkan teknologi yang direkomendasikan lembaga riset.

Optimisme Petani Naik Kelas di Tengah Tekanan Iklim

Inugraha mengaku optimistis setelah melihat langsung perkembangan penangkaran tersebut. Menurutnya, sejumlah aspek teknis yang diterapkan petani di Majene telah sejalan dengan rekomendasi hasil riset pertanian.

"Kami melihat pengelolaan penangkaran, sanitasi tanaman, serta penerapan inovasi budidaya sudah berjalan dengan baik. Ini menjadi bukti bahwa petani di Majene memiliki kemampuan untuk terus berkembang dan naik kelas," kata Inugraha di sela-sela kunjungan.

Pendampingan Intensif Jadi Kunci Adopsi Teknologi

Ia menilai, intensitas pendampingan kepada petani menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi teknologi di tingkat penangkar. Pendekatan tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas budidaya, tetapi juga membantu petani beradaptasi terhadap perubahan iklim dan dinamika pasar.

"Kami ingin memastikan bahwa teknologi dan inovasi yang dihasilkan lembaga riset benar-benar diterapkan oleh petani. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Model Bisnis Berkelanjutan untuk Produksi Kakao Ekspor

Penangkaran milik Udin merupakan binaan CV Mario Mandiri Perkasa, perusahaan yang selama ini aktif mendampingi petani penangkar kakao di Kabupaten Majene. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai berhasil menerapkan teknologi budidaya kakao modern dan menjadi salah satu titik percontohan yang direkomendasikan Balai Besar Riset Pertanian (BBRP).

Melalui model pendampingan yang dijalankan perusahaan tersebut, pemerintah optimistis peningkatan produksi kakao Sulawesi Barat, terjaganya mutu kakao berorientasi ekspor, serta peningkatan kesejahteraan petani dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan. Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi pemantik bagi kelompok tani lain di Kabupaten Majene untuk mulai menerapkan praktik budidaya kakao yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sorotcelebes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks