SULAWESI BARAT — Prancis saat ini memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol. Namun, posisi itu belum aman. Norwegia, yang baru kembali ke putaran final setelah 28 tahun absen, datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghajar Irak 4-1 dan Senegal 3-2. Satu kemenangan saja sudah cukup bagi The Vikings untuk merebut puncak grup.
Duel Dua Mesin Gol: Haaland vs Mbappe
Perhatian utama tentu tertuju pada dua bomber tengah yang sama-sama telah mengemas empat gol di turnamen ini. Erling Haaland menjadi momok bagi pertahanan lawan dengan torehan dua gol ke gawang Irak dan kontribusi krusial saat melawan Senegal. Di sisi lain, Kylian Mbappe juga tak kalah tajam. Dua gol ke gawang Senegal dan satu gol cepat ke gawang Irak menunjukkan ketajamannya.
Ambisi Mbappe bahkan lebih besar dari sekadar kemenangan tim. Ia disebut-sebut tengah memburu rekor Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Situasi ini membuat duel di lini depan menjadi tontonan yang wajib dinantikan.
Bek Borussia Dortmund Absen, Solbakken Putar Otak
Norwegia harus menghadapi laga krusial ini tanpa bek andalannya, Julian Ryerson. Pemain Borussia Dortmund itu cedera setelah hanya bermain 13 menit melawan Senegal. Stale Solbakken kemungkinan besar akan memasang Marcus Pedersen sebagai pengganti di posisi bek sayap.
Di kubu Prancis, Didier Deschamps justru memiliki dilema positif. Performa apik Manu Kone dan Lucas Digne saat menjadi pemain pengganti membuat persaingan di lini tengah dan belakang semakin ketat. Aurelien Tchouameni dan Theo Hernandez harus bekerja ekstra keras untuk merebut kembali tempat inti.
Perkiraan Formasi dan Strategi
Norwegia diprediksi tetap mengandalkan formasi menyerang dengan trio Antonio Nusa, Alexander Sorloth, dan Haaland di lini depan. Martin Odegaard akan menjadi otak serangan dari lini tengah. Sementara itu, Prancis kemungkinan besar akan menurunkan duet Mbappe dan Desire Doue di lini depan, dengan dukungan Michael Olise dan Ousmane Dembele dari sisi sayap.
Pertandingan ini bukan sekadar adu tajam dua striker bintang. Ini adalah ujian sesungguhnya bagi Norwegia untuk membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan di panggung terbesar sepak bola dunia. Sementara bagi Prancis, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan mental juara dengan mengamankan posisi teratas grup.