Pencarian

Kepala BPBD Sulbar Panggil 80 Pegawai Paruh Waktu Usai Dugaan Pelanggaran Disiplin, Profesionalisme Ditegaskan

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:07:39 WIB
Kepala BPBD Sulbar Panggil 80 Pegawai Paruh Waktu Usai Dugaan Pelanggaran Disiplin, Profesionalisme Ditegaskan
Kepala BPBD Sulbar memanggil 80 pegawai paruh waktu untuk pemeriksaan internal terkait dugaan pelanggaran disiplin.

MAMUJU — Sekitar 80 pegawai paruh waktu di BPBD Sulawesi Barat menjalani pemeriksaan internal setelah ditemukan indikasi pelanggaran prosedur kerja. Pemanggilan massal ini menjadi sinyal keras dari pimpinan bahwa standar profesionalisme tidak bisa ditawar, terutama bagi lembaga yang bertugas merespons bencana.

Awal Mula: Laporan Internal yang Memicu Pemeriksaan

Pemeriksaan terhadap puluhan pegawai honorer itu dipicu oleh laporan dari atasan langsung di lapangan. Sejumlah pelanggaran administratif dan kedisiplinan disebut terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir, mulai dari ketidakhadiran tanpa keterangan hingga penyimpangan tugas saat siaga bencana.

"Kami tidak akan mentolerir kelalaian yang bisa menghambat pelayanan kepada masyarakat," kata Kepala BPBD Sulbar, Muhammad Imran, dalam keterangan resmi yang dikutip baru-baru ini.

Proses Pemeriksaan: Bagaimana Tim Bergerak?

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap oleh tim inspektorat internal BPBD Sulbar. Setiap pegawai yang dipanggil diminta memberikan klarifikasi tertulis terkait dugaan pelanggaran yang dilaporkan. Proses ini berlangsung selama tiga hari di kantor BPBD Sulbar di Mamuju.

Muhammad Imran menegaskan bahwa langkah ini bukan bentuk kriminalisasi terhadap tenaga honorer, melainkan upaya pembinaan. "Kami ingin semua pegawai paruh waktu memahami bahwa tugas kemanusiaan tidak bisa dikerjakan setengah-setengah," ujarnya.

Apa Langkah Berikutnya?

Setelah seluruh klarifikasi terkumpul, BPBD Sulbar akan menggelar rapat evaluasi untuk menentukan sanksi bagi yang terbukti melanggar. Sanksi yang dijatuhkan bervariasi, mulai dari teguran lisan hingga pemutusan kontrak kerja bagi pelanggaran berat.

Pihak BPBD juga berencana memperbarui sistem pengawasan harian terhadap pegawai paruh waktu. Ke depan, setiap personel diwajibkan melaporkan aktivitas secara real-time melalui aplikasi khusus yang tengah dikembangkan.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi tata kelola sumber daya manusia di BPBD Sulbar, agar respons terhadap bencana di wilayah rawan gempa dan banjir itu bisa lebih cepat serta terukur.

Bagikan
Sumber: katinting.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks