SULAWESI BARAT — BMW melaporkan pencapaian penjualan awal yang impresif untuk iX3 terbaru. Data dari Dataforce yang dikutip Automotive News mencatat total penjualan mencapai 10.299 unit hingga April — melonjak 171 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
50.000 Pesanan Terkumpul dalam Enam Bulan
Mantan CEO BMW, Oliver Zipse, sempat mengungkapkan kepada investor pada pertemuan tahunan Maret lalu bahwa model ini "sangat sukses" sejak debutnya. Dalam enam bulan pertama, SUV listrik itu sudah mengumpulkan lebih dari 50.000 pesanan.
Angka penjualan April langsung menempatkan iX3 di puncak segmennya, mengalahkan Polestar 4 (8.925 unit) dan Audi Q5 Sportback (8.580 unit) melalui data yang sama hingga April 2026.
Dua Varian dengan Jarak Tempuh Hingga 805 Km
BMW baru saja memperkenalkan varian entry-level iX3 40 bulan lalu dengan banderol mulai €63.400 di Jerman. Varian ini menawarkan jarak tempuh WLTP 628 km — lebih murah ketimbang X3 plug-in hybrid yang dibanderol €66.900.
Di atasnya, iX3 50 xDrive dibekali baterai 108,7 kWh dengan jarak tempuh WLTP mencapai 805 km. Harganya mulai €73.925. Di Amerika Serikat, varian ini sudah bisa dipesan dengan harga mulai $61.500 dan EPA-estimated range 434 mil.
Arsitektur 800V dengan Pengisian 400 kW
Kedua varian dibangun di atas platform Gen6 800V BMW. Untuk iX3 50 xDrive, tenaga yang dihasilkan mencapai 469 hp (345 kW) dengan torsi 645 Nm. Kapasitas pengisian DC maksimal 400 kW memungkinkan SUV ini menambah jarak tempuh 373 km hanya dalam 10 menit.
Layar Panoramic 43 Inci dan iDrive Terbaru
Interior iX3 mengusung sistem Panoramic iDrive anyar dengan layar sentral 17,9 inci. Fitur yang menonjol adalah layar Panoramic Vision selebar 43 inci yang membentang di dasar kaca depan, menggantikan cluster instrumen konvensional.