Pencarian

KSBSI Sulbar Pilih Operasi Pasar Murah dan Dialog Ketimbang Demo, Respons Warga Polewali Mandar Positif

Selasa, 19 Mei 2026 • 18:06:01 WIB
KSBSI Sulbar Pilih Operasi Pasar Murah dan Dialog Ketimbang Demo, Respons Warga Polewali Mandar Positif
KSBSI Sulbar gelar operasi pasar murah sebagai alternatif penyampaian aspirasi ketenagakerjaan.

POLEWALI MANDAR — Organisasi buruh di Sulawesi Barat memilih pendekatan berbeda dalam menyuarakan aspirasi ketenagakerjaan. Alih-alih turun ke jalan, KSBSI Provinsi Sulawesi Barat menggandeng pemerintah daerah melalui operasi pasar murah dan penguatan komunikasi. Kegiatan ini dinilai mampu menjaga situasi tetap kondusif di tengah kondisi ekonomi yang masih berat.

Harga Sembako Lebih Murah, Warga Antusias

Operasi pasar murah yang digelar KSBSI di Kabupaten Polewali Mandar menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Warga setempat, Rahman, mengaku kegiatan seperti ini sangat membantu di tengah kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

"Kalau kegiatan seperti ini tentu sangat baik karena masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Situasi juga tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.

Ketua KSBSI: Perjuangan Tak Melulu Aksi Demo

Ketua KSBSI Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Rafi, S.E., menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak pekerja. Namun, cara yang ditempuh kini lebih mengedepankan komunikasi dengan pemerintah dan kegiatan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.

"Kami memahami adanya berbagai aspirasi pekerja, tetapi kami ingin semuanya disampaikan secara baik dan kondusif. Karena itu kami memilih memperkuat komunikasi dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Rafi.

Menurutnya, organisasi buruh tidak hanya identik dengan aksi unjuk rasa. "Kami ingin menunjukkan bahwa perjuangan organisasi juga bisa dilakukan melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat," tambahnya.

Anggota Buruh Dukung Dialog, Situasi Kamtibmas Terjaga

Langkah KSBSI ini didukung penuh oleh anggotanya. Rustam, salah satu anggota KSBSI, menilai dialog lebih efektif ketimbang aksi turun ke jalan yang kerap mengganggu aktivitas warga.

"Yang penting aspirasi tetap diperjuangkan dan ada ruang komunikasi. Kalau situasi tetap aman dan masyarakat juga terbantu, tentu itu lebih baik," katanya.

Senada dengan Rustam, anggota KSBSI lainnya, Firman, berharap seluruh pihak bisa menahan diri. "Kami berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengutamakan komunikasi supaya tidak muncul situasi yang merugikan masyarakat," ujarnya.

Pemda Apresiasi Sinergitas Organisasi Buruh dan Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar turut mengapresiasi langkah KSBSI. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Polewali Mandar, Agusnia Hasan Sulur, menyatakan bahwa kegiatan operasi pasar murah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kegiatan operasi pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat karena kegiatan seperti ini juga mampu memperkuat suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat," ujar Agusnia.

Menurutnya, sinergitas antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Polewali Mandar dan Provinsi Sulawesi Barat secara umum terpantau aman dan kondusif.

Bagikan
Sumber: terassulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks