Pencarian

Pemprov Sulawesi Barat Gelar Gerakan Pangan Murah di Mamuju Jelang Idul Adha, Harga Lebih Rendah dari Pasar

Rabu, 27 Mei 2026 • 13:18:04 WIB
Pemprov Sulawesi Barat Gelar Gerakan Pangan Murah di Mamuju Jelang Idul Adha, Harga Lebih Rendah dari Pasar
Warga Mamuju memadati Gerakan Pangan Murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

MAMUJU — Warga berbondong-bondong mendatangi Lapangan Ahmad Kirang sejak Selasa pagi untuk membeli beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan cabai dengan harga di bawah pasar. Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat itu melibatkan distributor pangan dan Perum Bulog Cabang Mamuju sebagai penyedia komoditas.

Suyuti Marzuki menjelaskan bahwa menjelang HBKN seperti Idul Adha, kebutuhan bahan pangan pokok masyarakat biasanya meningkat drastis. "Karena itu pemerintah hadir melalui GPM agar masyarakat dapat memperoleh pangan dengan harga yang lebih terjangkau," kata Suyuti di lokasi kegiatan.

Antusiasme Warga: Harga di GPM Lebih Murah dari Pasar

Salah seorang warga Mamuju, Nur Aini, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual di GPM jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasar tradisional, sehingga meringankan pengeluaran rumah tangganya menjelang hari raya.

"Alhamdulillah, gerakan pangan murah ini sangat membantu karena harga di sini lebih murah dibanding di pasar. Apalagi menjelang Idul Adha kebutuhan rumah tangga semakin banyak," ujar Nur Aini.

Distributor dan Bulog Jadi Pemasok Utama

Pemprov Sulbar menggandeng distributor pangan serta Perum Bulog Cabang Mamuju untuk memastikan pasokan beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan sejumlah komoditas lainnya tersedia cukup. Suyuti menambahkan bahwa harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di GPM lebih murah dibanding harga pasar.

"Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus memastikan ketersediaan pangan menjelang hari besar keagamaan," ujarnya.

Langkah Antisipasi Pemerintah Hadapi Lonjakan Permintaan

Suyuti menyampaikan bahwa permintaan bahan pangan biasanya meningkat menjelang HBKN, sehingga pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi agar harga tetap stabil dan terjangkau. GPM menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen terus mendorong penguatan program pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan melalui berbagai langkah strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks