Pencarian

KONI Sulbar Petakan Atlet Unggulan dan Evaluasi Cabang Olahraga Menuju PON

Kamis, 07 Mei 2026 • 23:01:49 WIB
KONI Sulbar Petakan Atlet Unggulan dan Evaluasi Cabang Olahraga Menuju PON
KONI Sulbar menggelar Rakerprov untuk menyusun strategi pembinaan atlet menuju Pra-PON dan PON.

MAMUJU — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat mulai menyusun peta jalan pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pra-PON dan PON. Dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Mamuju, Kamis (7/5/2026), federasi olahraga ini menekankan pentingnya akurasi perencanaan untuk mendongkrak prestasi daerah.

Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad, menyatakan bahwa agenda utama rapat kerja tahun ini adalah membedah sistem pembinaan dan strategi persiapan olahraga prestasi. Menurutnya, Sulbar harus memiliki keunggulan kompetitif agar mampu bersaing dengan provinsi lain di level nasional.

Evaluasi 40 Cabang Olahraga: Fokus pada Potensi Medali

Salah satu poin krusial dalam Rakerprov 2026 adalah evaluasi menyeluruh terhadap pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga. Data KONI Sulbar menunjukkan terdapat lebih dari 40 cabang olahraga yang terdaftar, namun hanya sekitar 20 cabang yang saat ini memiliki kepengurusan resmi dan aktif secara kelembagaan.

Syamsul menegaskan, KONI Sulbar akan menerapkan skala prioritas dalam pendanaan dan pembinaan. Kebijakan ini diambil agar alokasi anggaran yang tersedia dapat terserap secara efektif pada cabang-cabang yang memiliki prospek medali.

“Tidak semua cabor harus kita urus secara penuh. Kalau memang tidak prospek, kita fokus saja pada cabor yang berprestasi dan menjadi unggulan Sulawesi Barat. Ini juga menyangkut efisiensi anggaran, bagaimana biaya yang efisien bisa menghasilkan prestasi yang efektif,” ujar Syamsul Samad.

Dukungan Pemprov Sulbar untuk Pemetaan Atlet

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyambut positif langkah KONI dalam melakukan pemetaan atlet sejak dini. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar, Bau Akram Dai, menilai forum ini menjadi momentum krusial untuk menyusun agenda prioritas hingga tahun 2028.

Bau Akram Dai, yang hadir mewakili Gubernur Suhardi Duka, berharap koordinasi antara KONI provinsi, kabupaten, dan setiap cabang olahraga dapat semakin solid. Perencanaan yang matang dianggap sebagai kunci utama sebelum atlet terjun ke arena Pra-PON.

“Raker ini akan mempersiapkan segala sesuatunya, memapping perencanaan ke depan untuk meningkatkan kesiapan teman-teman menghadapi Prapon dan PON di tahun berikutnya,” kata Bau Akram Dai.

Rakerprov ini dihadiri oleh jajaran pengurus KONI tingkat provinsi, para ketua cabang olahraga tingkat provinsi, serta ketua KONI dari seluruh kabupaten se-Sulawesi Barat. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan dokumen teknis yang menjadi acuan latihan atlet dalam dua tahun ke depan.

Bagikan
Sumber: telegraph.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks