SULAWESI BARAT — Bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) dan prematur punya risiko kesehatan lebih tinggi pada masa neonatal. Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo meluncurkan Buku KIA Khusus Bayi Kecil sebagai panduan pemantauan terarah bagi tenaga kesehatan dan orang tua.
Buku ini dirancang sebagai media pencatatan dan pemantauan kesehatan bayi yang membutuhkan perhatian lebih pada periode neonatal. Isinya mencakup pertumbuhan, perkembangan, pemberian asuhan, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai selama masa awal kehidupan.
Administrator Kesehatan Ahli Madya Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Suliyanti Otto, menyebut buku ini sebagai bagian dari penguatan pemantauan bayi BBLR dan prematur di fase kritis neonatal.
Bayi dengan berat lahir rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan pada masa neonatal. Pemantauan yang terstruktur sejak lahir membantu mengenali berbagai risiko lebih dini.
“Buku KIA Khusus Bayi Kecil ini menjadi media pemantauan awal bagi bayi BBLR dan prematur. Informasi yang tercatat di dalamnya diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dan orang tua memantau kondisi bayi secara berkesinambungan, sehingga berbagai risiko dapat dikenali lebih dini,” ujar Suliyanti.
Buku ini berfungsi sebagai penghubung informasi antara tenaga kesehatan dan keluarga. Catatan kesehatan bayi yang terdokumentasi menjadi acuan saat bayi menjalani pemeriksaan lanjutan, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Orang tua bisa lebih percaya diri memantau kondisi buah hati karena setiap perkembangan tercatat rapi. Tenaga kesehatan pun lebih mudah melihat riwayat kondisi bayi dari waktu ke waktu.
Suliyanti menegaskan tujuan akhir dari inisiatif ini adalah mendukung penurunan angka kematian bayi. Dengan pemantauan yang lebih terstruktur sejak bayi lahir, khususnya pada bayi BBLR dan prematur, bayi diharapkan dapat melewati masa kritis neonatal dengan penanganan yang tepat.
Jika bayi menunjukkan tanda-tanda seperti sulit menyusu, lemas, kulit kebiruan, atau demam, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan menunggu jadwal kontrol rutin. Catatan di Buku KIA bisa membantu dokter memahami kondisi bayi lebih cepat.
Kehadiran Buku KIA Khusus Bayi Kecil di Gorontalo menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemantauan kesehatan bayi sejak hari pertama. Bagi orang tua dengan bayi BBLR atau prematur, buku ini bisa menjadi teman setia yang membantu melewati masa neonatal dengan lebih tenang.