SULAWESI BARAT — Tesla Europe mempublikasikan angka-angka tersebut melalui akun X resmi mereka, beberapa hari sebelum peluncuran resmi di IAA Transportation Hannover. Halaman produk Tesla Semi untuk pasar Jerman sudah aktif, meski harga dan tanggal penjualan belum diumumkan.
Tesla merinci sejumlah parameter teknis yang membedakan versi Eropa dari versi AS. Konsumsi energi tercatat 1 kWh per kilometer, setara sekitar 1,6 kWh per mil — mendekati angka konsumsi dunia nyata yang dilaporkan armada pengguna di AS.
Versi Long Range AS diklaim menempuh 805 km dengan baterai 822 kWh. Namun angka itu diukur pada berat bruto 37,2 ton — lebih ringan dari standar Eropa yang 40 ton. Regulasi Eropa mengizinkan truk nol emisi beroperasi di atas batas 40 ton, dan beban lebih berat memang memakan jangkauan.
Yang menarik justru berat kosongnya. Di 9.100 kg, Semi versi Eropa lebih ringan dari Long Range AS (sekitar 10.400 kg) dan persis menyentuh spesifikasi Standard Range AS yang di bawah 9.070 kg. Truk lebih ringan umumnya berarti baterai lebih kecil, sehingga angka 550 km kemungkinan mencerminkan paket Standard Range, bukan Long Range. Ini perlu dikonfirmasi saat Tesla memamerkan truknya di Hannover.
Tesla mengutip 800 kW untuk pasar Eropa, memulihkan sekitar 60% jangkauan dalam setengah jam. Di AS, Tesla pernah mendemonstrasikan pengisian 1,2 MW yang mengembalikan sekitar 70% dalam 30 menit. Selisih ini kemungkinan terkait dengan kesiapan infrastruktur Megacharger dan standar pengisian megawatt di Eropa, bukan kemampuan truknya sendiri.
Bagi operator long-haul, perbedaan ini mengubah hitungan siklus operasional. Istirahat 30 menit pengemudi tidak lagi sepenuhnya setara dengan pengisian hampir penuh.
Tesla tidak datang ke pasar kosong. Mercedes-Benz, Volvo Trucks, MAN, Scania, DAF, dan Renault sudah menjual truk listrik berat di Eropa dengan jaringan layanan yang terbangun. Mercedes eActros 600 menawarkan jangkauan sekitar 500 km dari baterai 600 kWh. Secara angka, 550 km milik Tesla kompetitif, tapi bukan keunggulan telak.
Volvo disebut-sebut sebagai pemegang jangkauan terjauh saat ini di Eropa, dengan klaim 700 km dari paket 780 kWh.
Harga, tanggal pengiriman, dan konfigurasi baterai yang benar-benar dikirim ke Eropa masih belum jelas. Tesla juga belum memastikan apakah unit Eropa akan diimpor dari pabrik Nevada atau diproduksi lokal. CEO Elon Musk sebelumnya menyatakan Semi akan dibangun di pabrik Berlin.
Pabrik Semi bervolume tinggi saat ini masih dalam pembangunan di sebelah Gigafactory Nevada. Jika Tesla ingin mengguncang pasar Eropa, harga menjadi senjata utamanya — bukan sekadar lembar spesifikasi.