POLEWALI MANDAR — Perkumpulan Media Sulawesi Barat (PENA Sulbar) menegaskan kesiapan berkolaborasi dengan TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim dan pesisir wilayah Polewali Mandar.
Ketua PENA Sulbar, Huzair Zainal, menyebut keberadaan Pos AL di Polewali Mandar sebagai langkah nyata memperkuat keamanan perairan. Menurutnya, kolaborasi dengan kepolisian dan instansi terkait menjadi kunci pengamanan wilayah pesisir.
Huzair menilai kehadiran Pos AL memberi dampak langsung pada pengamanan perairan Polewali Mandar. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri peringatan HUT ke-81 TNI AL di Pangkalan AL Mamuju Pos AL Polewali Mandar.
Acara berlangsung di kompleks Tempat Pelelangan Ikan Lantora, Kecamatan Polewali, Kamis (10/9/2026).
"Dengan adanya Pos AL di Polewali Mandar, kedaulatan dan keamanan pesisir dan maritim akan semakin kokoh. PENA Sulbar tentu ingin berperan serta. Karena itu, kami siap bersinergi," tutur Huzair Zainal.
Huzair berharap sinergi yang terbangun tidak berhenti pada pengamanan wilayah. Ia menyebut kolaborasi itu sebagai jalur PENA Sulbar untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Harapan tersebut disampaikan di hadapan personel Pos AL dan peserta upacara peringatan HUT TNI AL.
Komandan Lanal Mamuju Pos AL Polewali Mandar, Sersan Mayor (Serma) Joko Purnomo, menyambut baik niat PENA Sulbar. Ia mengakui keterbatasan personel di pos tersebut.
"PENA Sulbar akan menjadi mitra yang sangat berperan. Kami di sini hanya ada beberapa orang, anggota PENA Sulbar-lah yang bisa membantu," beber Serma Joko Purnomo.
Serma Joko juga mengajak semua pihak menjaga pesisir dan maritim demi kemaslahatan masyarakat Polewali Mandar.
Peringatan HUT ke-81 TNI AL di Pos AL Lantora menjadi titik awal kolaborasi antara organisasi media dan satuan TNI AL di wilayah pesisir Sulawesi Barat.
PENA Sulbar menaungi sejumlah media di Sulawesi Barat. Peran organisasi ini dinilai dapat membantu penyebaran informasi pengamanan pesisir ke warga sekitar.