Suzuki e-Sky Siap Lawan BYD Atto 1, Jarak Tempuh 310 Km Harga di Bawah Rp200 Juta

Penulis: Ragil  •  Kamis, 10 September 2026 | 14:17:31 WIB
Suzuki e-Sky hadir sebagai mobil listrik entry-level dengan baterai LFP 26 kWh dan jarak tempuh 310 km.

SULAWESI BARAT — Langkah Suzuki menghadirkan e-Sky menandai keseriusan merek asal Jepang itu menggarap segmen EV entry-level yang selama ini dikuasai pemain Tiongkok. Model ini mengandalkan efisiensi daya sebagai senjata utama, bukan sekadar kapasitas baterai besar.

Platform Heartect-e dan Baterai LFP 26 kWh

Suzuki e-Sky dibangun di atas platform Heartect-e, rangka khusus mobil listrik yang menempatkan baterai di bawah lantai. Posisi ini menjaga titik berat tetap rendah sekaligus membebaskan ruang kabin dari komponen penggerak konvensional.

Dimensi panjangnya 3.395 mm dengan bobot 1.030 kg. Baterai LFP berkapasitas 26 kWh dipilih karena karakteristiknya yang lebih stabil dan tahan lama dibanding jenis nikel. Meski kapasitasnya tergolong ringkas, e-Sky diklaim sanggup menempuh 310 km dalam sekali pengisian penuh.

Angka konsumsi daya tercatat 97 Wh/km. Artinya, mobil ini hanya butuh energi listrik sangat kecil untuk berjalan sejauh satu kilometer.

BYD Atto 1 Sudah Lebih Dulu Kuasai Pasar

BYD Atto 1 lebih dulu hadir di Indonesia dengan tiga varian harga. Hatchback listrik ini mengusung Blade Battery dalam dua opsi kapasitas, yaitu 30,08 kWh untuk varian Dynamic atau Standard Range dan 38,88 kWh untuk Premium atau Long Range.

Berdasarkan pengujian NEDC, varian Standard sanggup melaju hingga 300 km, sementara varian Long Range mencapai 380 km. Dapur pacunya dibekali motor listrik berdaya 55 kW dengan torsi 135 Nm, didukung DC Fast Charging.

Panjang bodi Atto 1 mencapai 3.925 mm, lebih besar dari e-Sky yang berada di kategori kei car. Perbedaan dimensi ini membuat keduanya menyasar preferensi berbeda meski sama-sama bermain di segmen terjangkau.

Daftar Harga BYD Atto 1 di Indonesia

  • Standard: Rp199.000.000
  • Dynamic: Rp210.000.000
  • Premium: Rp245.000.000

Ketiga harga tersebut berlaku OTR Jakarta. Varian Standard menjadi titik masuk termurah yang langsung berhadapan dengan potensi harga Suzuki e-Sky.

Proyek EV Murah Suzuki untuk Pasar Berkembang

Selain e-Sky, Suzuki menggarap proyek mobil listrik murah berbiaya terjangkau untuk pasar berkembang. Target harganya di bawah Rs 10 Lakh atau sekitar Rp195 juta.

Mobil ini dirancang sebagai EV murni untuk kebutuhan harian perkotaan dengan jarak tempuh antara 250 hingga 315 km. Angka tersebut menempatkannya di rentang yang kompetitif untuk mobilitas dalam kota.

Keahlian Suzuki merancang kendaraan berbobot ringan menjadi modal utama menekan biaya manufaktur. Strategi lokalisasi produksi baterai turut berperan dalam upaya menekan harga jual akhir.

Biaya Operasional dan Jaringan Penjualan Jadi Kunci

Klaim biaya operasional harian lini EV ringkas Suzuki mencapai kisaran Rp1,2 per kilometer. Angka ini jauh lebih murah dibanding kendaraan bermesin bakar untuk pemakaian harian.

Jaringan penjualan Suzuki yang luas di Indonesia memberi keunggulan tersendiri. Konsumen tidak perlu khawatir soal akses servis dan ketersediaan suku cadang di kota-kota besar maupun daerah.

Persaingan di segmen mobil listrik perkotaan diperkirakan semakin ketat ketika Suzuki resmi meluncurkan e-Sky. Konsumen yang mendambakan EV terjangkau akan punya lebih banyak pilihan dengan spesifikasi yang bisa diadu.

Reporter: Ragil
Sumber: suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top