Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp17.000 ke Rp2,61 Juta per Gram, Buyback Terkoreksi Lebih Dalam

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 09 September 2026 | 09:05:31 WIB
Harga emas batangan Antam tercatat turun Rp17.000 menjadi Rp2,61 juta per gram pada hari ini, diiringi penurunan harga buyback.

SULAWESI BARAT — Mengutip situs resmi logammulia.com, penurunan harga emas batangan terjadi untuk kedua kalinya dalam sepekan terakhir. Koreksi harga jual acuan ini diikuti pelemahan pada transaksi buyback, membuat selisih antara harga jual dan harga beli kembali melebar menjadi Rp150.000 per gram.

Tekanan pada pasar emas global berakar dari menguatnya indeks dolar AS. Data ketenagakerjaan Amerika yang dirilis pekan lalu menunjukkan pasar tenaga kerja masih solid, memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral global, terutama The Fed, akan menahan suku bunga lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Rupiah Ikut Menekan Harga Emas Domestik

Selain faktor eksternal, depresiasi nilai tukar rupiah turut mempercepat koreksi harga logam mulia di pasar domestik. Kombinasi dua tekanan ini membuat harga emas Antam terkoreksi lebih dalam dibandingkan pergerakan emas dunia yang hanya turun tipis.

Sepanjang September 2026, harga emas batangan telah terkoreksi dari posisi tertingginya. Namun, akumulasi penurunan ini belum cukup untuk menarik minat pembeli ritel yang masih menunggu harga menyentuh level support berikutnya.

Strategi Investor Menghadapi Volatilitas

Fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini mendorong para perencana keuangan menyarankan investor untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek. Pendekatan dollar-cost averaging—membeli emas secara berkala dengan nilai tetap—dianggap lebih efektif untuk meminimalisasi risiko volatilitas dibandingkan mencoba menebak momen pembelian paling rendah.

Koreksi harga saat ini justru bisa menjadi peluang masuk bagi investor pemula yang ingin membangun posisi di aset lindung nilai. Yang terpenting, alokasi emas dalam portofolio harus disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan jangka panjang masing-masing individu.

Proyeksi Harga Emas hingga Akhir September

Pelaku pasar memperkirakan perdagangan emas masih akan bergerak volatil dalam rentang konsolidasi hingga akhir bulan ini. Tekanan jangka pendek diprediksi berlanjut selama data inflasi global belum menunjukkan arah perbaikan yang stabil—data inflasi AS bulan Agustus yang akan dirilis pekan depan menjadi katalis berikutnya yang ditunggu pasar.

Kendati demikian, emas masih diproyeksikan berpotensi menguat terbatas menuju penghujung September. Minat beli diperkirakan kembali meningkat ketika harga telah menyentuh titik jenuh koreksi, didukung permintaan fisik dari sektor perhiasan menjelang akhir tahun.

Investasi mengandung risiko. Investor disarankan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan.

Reporter: Sutomo
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top