RRI Mamuju dan Dinkes Sulbar Teken MoU, Program "Indonesia Sehat" Jadi Ruang Konsultasi Langsung Masyarakat

Penulis: Sutomo  •  Senin, 07 September 2026 | 12:31:02 WIB
RRI Mamuju dan Dinkes P2KB Sulbar menandatangani nota kesepahaman untuk menghadirkan program siaran konsultasi kesehatan "Indonesia Sehat".

MAMUJU — Masyarakat Sulawesi Barat kini punya kanal baru untuk berkonsultasi seputar kesehatan. LPP RRI Mamuju dan Dinkes P2KB Sulbar sepakat bersinergi menyajikan program siaran bernama "Indonesia Sehat", di mana pendengar bisa berdialog langsung dengan tenaga medis kompeten.

Kesepakatan itu dituangkan dalam nota kesepahaman yang diteken di Kantor LPP RRI Mamuju, Senin (7/9/2026). RRI Mamuju bertindak sebagai pihak pertama, sementara Dinkes P2KB Sulbar sebagai pihak kedua.

Menangkal Hoaks Kesehatan yang Kian Marak

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menilai informasi keliru tentang kesehatan masih banyak beredar di tengah masyarakat. Ia berharap kerja sama ini membuat warga tak mudah termakan isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Harapannya semoga ke depan dengan adanya kerja sama ini, informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan bisa menjadi tepat sasaran, masalah legalitasnya tidak dipertanyakan lagi, dan hoax-hoax yang selama ini kita dengar bisa diterima masyarakat dengan jelas," ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Narasumber Kompeten, Bukan Sekadar Siaran

Kepala Stasiun LPP RRI Mamuju, Rina Irfantini, menegaskan program ini tidak sekadar mengudara, melainkan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan dari Dinkes sebagai narasumber. Pendengar dipersilakan bertanya langsung soal keluhan atau isu kesehatan yang sedang ramai.

"MoU dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat merupakan sinergi terkait bagaimana RRI dan Dinas Kesehatan memberikan informasi kesehatan secara akurat dengan narasumber yang kompeten. Kita akan memberikan program Indonesia Sehat, di mana masyarakat boleh secara langsung berdiskusi dan berkonsultasi dengan narasumber kompeten dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat," kata Rina Irfantini.

Akses Informasi Kesehatan yang Bisa Dipertanggungjawabkan

Lewat kolaborasi ini, warga Sulbar diharapkan tak kesulitan menemukan rujukan informasi kesehatan yang valid. Siaran tersebut menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan warga di lapangan, terutama di daerah yang akses internetnya terbatas namun siaran radio menjangkau hingga pelosok.

Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat Sulawesi Barat diharapkan dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih transparan, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Reporter: Sutomo
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top