Tak Cuma Tiket Pesawat, Tiket.com Kini Incar Pangsa Pasar Hotel dan Kereta Api

Penulis: Yasir  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 22:57:36 WIB
Tiket.com memperluas layanan dengan memasuki pasar pemesanan hotel dan tiket kereta api.

SULAWESI BARAT — Jakarta — Pemesanan tiket pesawat kini tak lagi harus dilakukan dengan mengantre di loket bandara. Dalam hitungan menit, melalui gawai, seluruh proses bisa rampung. Tiket.com, salah satu pemain utama di industri ini, mencatat bahwa penggunaan platform digital mampu menghemat waktu konsumen hingga 80 persen dibandingkan metode konvensional.

Fenomena ini mendorong Tiket.com untuk terus berinovasi. Bukan hanya sekadar menyediakan tiket pesawat, mereka kini juga fokus menggarap pemesanan hotel dan tiket kereta api. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan pelancong yang menginginkan satu aplikasi untuk semua kebutuhan perjalanan.

Fitur Unggulan yang Mengubah Cara Bepergian

Salah satu keluhan utama pelancong adalah perubahan rencana mendadak. Tiket.com menjawabnya dengan fitur Smart Reschedule, yang memungkinkan pengguna mengubah jadwal penerbangan secara mandiri tanpa perlu menghubungi call center maskapai yang kerap sibuk. Fitur ini menjadi penyelamat bagi mereka yang memiliki jadwal padat.

Pasca-pandemi, aspek kesehatan menjadi prioritas. Fitur Tiket Clean memberikan indikasi maskapai mana yang menerapkan protokol kesehatan ketat. Ditambah dengan Free Protection, asuransi gratis yang melindungi penumpang dari risiko keterlambatan atau kecelakaan, rasa aman pun meningkat.

Tak kalah menarik, ada Jaminan Harga Termurah (JHT). Jika pengguna menemukan harga lebih murah di platform OTA lain untuk rute dan jadwal yang sama, Tiket.com berkomitmen memberikan kompensasi berupa selisih harga dalam bentuk poin atau saldo. Ini menjadi senjata ampuh untuk mempertahankan loyalitas pengguna.

Cara Pesan Tiket Pesawat: Lebih dari Sekadar Klik

Bagi pengguna baru, proses pemesanan di Tiket.com terbilang sederhana. Namun, ada langkah kritis yang kerap diabaikan. Pertama, pastikan akun sudah terdaftar. Dengan akun, data penumpang tersimpan otomatis dan Anda berhak mengumpulkan T-points yang bisa ditukar diskon.

Kedua, saat pencarian rute, jangan langsung memilih harga termurah. Gunakan fitur filter untuk menyortir berdasarkan maskapai favorit, waktu keberangkatan, atau jenis penerbangan (langsung atau transit). Kesalahan umum adalah memilih harga murah tanpa memeriksa durasi transit yang bisa berjam-jam.

Tahap paling krusial adalah pengisian data penumpang. Nama harus persis sesuai KTP atau paspor. Satu huruf salah bisa berakibat fatal, karena maskapai berhak menolak penumpang jika data tidak sesuai. Tiket.com mengingatkan, pemeriksaan ulang sebelum klik "Bayar" adalah langkah yang tak boleh dilewatkan.

Dampak ke Industri dan Pelancong

Transformasi digital yang dibawa Tiket.com dan OTA lainnya telah mengubah peta persaingan maskapai. Maskapai kini berlomba memberikan harga kompetitif langsung di platform mereka, namun tetap harus bersaing dengan agen perjalanan daring yang menawarkan kemudahan komparasi harga.

Bagi pelancong, dampaknya langsung terasa. Mereka bisa merencanakan perjalanan dengan lebih efisien, dari membandingkan harga hingga memastikan proteksi perjalanan. Tiket.com, dengan fitur-fitur adaptifnya, mencoba menjawab kebutuhan ini.

Ke depan, persaingan di industri OTA diprediksi semakin sengit. Tiket.com harus terus berinovasi, bukan hanya pada fitur, tetapi juga pada pengalaman pengguna. Jika berhasil, bukan tidak mungkin platform ini akan menjadi pilihan utama bagi 280 juta penduduk Indonesia yang semakin mobile.

Reporter: Yasir
Sumber: mawar#4186 This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top