MAMUJU — Satu orang pengendara sepeda motor harus berurusan dengan petugas Patmor Satuan Samapta Polresta Mamuju dalam patroli malam yang digelar akhir pekan lalu. Pelanggar diamankan karena kedapatan menggunakan knalpot brong, jenis knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan kerap memicu kebisingan di pemukiman maupun jalan raya.
Patroli tersebut menyisir jalur arteri hingga kawasan Bundaran Kantor Gubernur Sulawesi Barat, salah satu lokasi yang kerap dijadikan tempat nongkrong anak muda pada malam hari. Petugas memusatkan pengawasan di titik-titik rawan guna mengantisipasi aksi balapan liar dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan warga.
Satu Pengendara Diamankan karena Knalpot Brong
Hasil pemantauan personel di lapangan, situasi secara umum terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi balapan liar atau gangguan kamtibmas yang menonjol. Namun, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.
Knalpot brong yang digunakan pengendara tersebut dinilai tidak hanya melanggar aturan teknis kendaraan, tetapi juga menimbulkan kebisingan yang meresahkan pengguna jalan lain. Polresta Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus menindak pelanggaran serupa demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Kasat Samapta: Langkah Preventif Cegah Balapan Liar
Kasat Samapta Polresta Mamuju, AKP Sirajuddin, S.Sos., menyatakan patroli malam akan terus dijalankan secara rutin. “Patroli malam merupakan langkah preventif untuk mencegah balapan liar, penggunaan knalpot brong, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara, agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Aksi balapan liar, lanjutnya, tidak hanya membahayakan keselamatan pelaku tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Patroli Mobile hingga Bundaran Kantor Gubernur
Setelah melakukan pemeriksaan di titik-titik awal, patroli dilanjutkan secara mobile hingga depan Bundaran Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan memberi rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas malam hari sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas.
Melalui kegiatan yang berkesinambungan, Polresta Mamuju berupaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Sulawesi Barat.