Pencarian

Pelindo Pindahkan Terminal LNG Benoa ke Kawasan BMTH, Pasokan Energi Bali Tetap Dijaga

Selasa, 22 September 2026 • 09:20:31 WIB
Pelindo Pindahkan Terminal LNG Benoa ke Kawasan BMTH, Pasokan Energi Bali Tetap Dijaga
Pelindo merelokasi Terminal LNG Benoa ke Area Pengembangan 2 kawasan BMTH.

SULAWESI BARAT — PT Pelindo Multi Terminal merelokasi Terminal LNG Benoa dari area Bali Cruise Ship Terminal ke Area Pengembangan 2 kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Langkah ini bagian dari penataan Pelabuhan Benoa yang berstatus Program Strategis Nasional, sekaligus upaya menjaga pasokan energi Bali di tengah permintaan yang masih naik. Hingga Agustus 2026, arus bongkar muat LNG di Benoa tercatat 11,05 juta MMBtu atau tumbuh 3,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Paragraf pembuka: Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Sugeng Mulyadi memastikan fungsi terminal sebagai bagian rantai pasok energi Bali tetap terjaga agar bisa beroperasi optimal. Relokasi menyentuh langsung operator logistik dan energi di Benoa, termasuk PLN serta distributor gas yang selama ini bergantung pada terminal tersebut. Kesinambungan pasokan menjadi taruhan utama selama masa transisi berlangsung.

Arus LNG Benoa Masih Naik Saat Terminal Dipindah

Hingga Agustus 2026, volume bongkar muat LNG di Benoa mencapai 11,05 juta MMBtu. Angka itu naik 3,7 persen dari periode sama tahun lalu yang sebesar 10,65 juta MMBtu.

Artinya, permintaan energi Bali justru sedang meningkat tepat ketika terminal dipindahkan. Kenaikan volume ini menandakan kebutuhan listrik dan aktivitas industri di Pulau Dewata belum melandai.

Gangguan sekecil apa pun di masa transisi berpotensi berdampak langsung ke sektor kelistrikan dan industri. Pelindo belum menyebut nilai investasi maupun jadwal penyelesaian proyek ini.

Bekas Area BCST Disiapkan untuk Kapal Pesiar dan Yacht

Dengan memindahkan terminal LNG ke sisi utara, area bekas Bali Cruise Ship Terminal dibebaskan untuk kapal pesiar dan yachting. Langkah ini sejalan dengan pengoperasian dua dermaga marina Benoa yang menyasar kapasitas hingga 180 yacht pada 2027.

Pemerintah pada dasarnya mengubah fungsi lahan pelabuhan tanpa menghentikan aliran energi ke Bali. Sektor pariwisata dan ekonomi pulau tetap bergantung pada pasokan LNG, sehingga dua kebutuhan yang bersaing itu harus berjalan berdampingan.

Operator marina, wisata bahari, dan perhotelan mewah di Bali berpotensi memperoleh ruang tambahan dari pembebasan area tersebut. Galangan kapal, jasa perawatan dan suku cadang yacht, serta asuransi maritim juga bisa tumbuh sebagai efek turunan.

Operator Marina Regional Berpotensi Kehilangan Pangsa

Penataan kawasan ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata premium. Operator marina di Singapura, Malaysia, dan Thailand yang selama ini menjadi hub regional yachting berpotensi kehilangan sebagian pangsa wisatawan yacht kelas atas.

Namun, relokasi infrastruktur energi menambah kompleksitas operasional dan biaya. Nelayan tradisional serta kendala perizinan lingkungan di kawasan Benoa menjadi risiko yang perlu dicermati karena bisa memicu penundaan operasional.

Yang Perlu Dipantau dari Proyek BMTH

Arus bongkar muat LNG Benoa bulanan pasca-relokasi menjadi indikator utama. Jika volume tetap stabil atau melanjutkan tren naik, transisi berjalan tanpa gangguan. Penurunan mendadak menjadi sinyal risiko pasokan energi Bali.

Pengumuman resmi Pelindo soal tahapan dan nilai investasi BMTH, serta respons operator yacht internasional, akan menjadi penanda apakah proyek berjalan sesuai jalur atau justru melambat. Potensi insentif fiskal atau kemudahan bea cukai bagi yacht asing juga layak diawasi karena bisa memperkuat posisi Bali sebagai hub wisata maritim.

Penutup: Relokasi ini menyatukan dua kepentingan yang selama ini bersaing di Benoa, yakni energi dan pariwisata. Ujiannya ada pada kesinambungan pasokan LNG selama masa transisi, yang belum tercermin dalam angka mana pun sejauh ini.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: feedberry.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks