Pencarian

Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, LRT Jabodebek Tetap Normal

Sabtu, 12 September 2026 • 14:18:31 WIB
Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, LRT Jabodebek Tetap Normal
Petugas LRT Jabodebek memeriksa jalur dan prasarana setelah gempa M 5,9 terdeteksi di wilayah utara Jakarta.

SULAWESI BARATParagraf pembuka: PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat memastikan keselamatan penumpang setelah getaran gempa terdeteksi di wilayah utara Jakarta. Manajemen LRT Jabodebek mengerahkan petugas di lapangan untuk mengecek seluruh fasilitas begitu informasi gempa diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Pemeriksaan Dimulai Tujuh Menit Setelah Gempa

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan petugas di Operating Control Center (OCC) langsung melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan tim lapangan begitu informasi gempa masuk. Pemeriksaan fisik prasarana dimulai sekitar pukul 04.30 WIB, hanya berselang tujuh menit setelah gempa terjadi.

Pengecekan mencakup jalur, sistem persinyalan, stasiun, hingga prasarana pendukung lainnya. Hasilnya, tidak ditemukan kerusakan maupun kondisi yang berdampak terhadap keselamatan dan kelancaran operasional LRT Jabodebek.

"Setelah menerima informasi gempa, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap prasarana LRT Jabodebek. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur, persinyalan, stasiun, serta prasarana pendukung lainnya tetap dalam kondisi aman," ujar Radhitya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2026).

Peran Seismic Detection Alarm System

Pemantauan gempa di jalur LRT Jabodebek didukung Seismic Detection Alarm System (SDAS), sistem pendukung keselamatan yang memberikan informasi soal dampak getaran gempa terhadap prasarana. Data dari sistem ini menjadi acuan petugas dalam menentukan langkah pemeriksaan dan tindak lanjut yang diperlukan.

Dengan bantuan SDAS, petugas bisa menilai dengan cepat apakah getaran berpotensi mengganggu struktur jalur layang maupun fasilitas di stasiun. Teknologi ini menjadi bagian dari standar keselamatan operasional LRT Jabodebek yang melayani rute Harjamukti–Dukuh Atas dan Jatimulya–Dukuh Atas.

"Petugas memastikan bahwa perjalanan LRT Jabodebek tetap dapat beroperasi normal," ucap Radhitya.

Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas

Bagi penumpang yang biasa menggunakan LRT Jabodebek untuk mobilitas harian di kawasan Jabodetabek, hasil pemeriksaan ini berarti tidak ada perubahan jadwal maupun pengalihan rute akibat gempa. Layanan beroperasi sesuai jadwal normal sejak pagi.

Radhitya menegaskan setiap informasi terkait gempa selalu ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pemeriksaan prasarana. Keselamatan perjalanan dan pengguna disebut menjadi prioritas dalam setiap kondisi.

"LRT Jabodebek memastikan setiap informasi terkait gempa ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pemeriksaan prasarana. Keselamatan perjalanan dan pengguna menjadi prioritas dalam setiap kondisi," tutupnya.

Penutup: Respons cepat LRT Jabodebek terhadap gempa Kepulauan Seribu menunjukkan kesiapan sistem mitigasi bencana di transportasi publik berbasis rel. Bagi KAI sebagai operator, kejadian ini menjadi uji nyata atas prosedur tanggap darurat yang selama ini disiapkan, sekaligus pengingat bahwa wilayah Jabodetabek berada di zona rawan gempa yang menuntut kewaspadaan berkelanjutan.

Follow infomandar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks