SULAWESI BARAT — Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyatakan bahwa BSN Prioritas dibangun untuk memperkuat posisi perseroan sebagai mitra finansial yang mampu memberikan solusi menyeluruh, personal, dan sesuai kebutuhan setiap nasabah.
"Kami ingin memastikan setiap langkah pengelolaan keuangan nasabah tidak hanya memberikan imbal hasil finansial, tetapi juga selaras dengan prinsip syariah," kata Alex, dikutip Jumat (11/9/2026).
Produk dan Instrumen yang Ditawarkan
BSN Prioritas mengusung konsep "Blessed Prosperity" yang memadukan layanan wealth management dengan prinsip syariah. Nasabah dapat mengakses sejumlah produk dan instrumen keuangan, mulai dari Sukuk, Bancassurance, Reksa Dana Syariah, hingga fasilitas valuta asing (valas).
Kombinasi instrumen ini menyasar kebutuhan nasabah kelas atas yang ingin tetap berinvestasi sesuai koridor syariah tanpa mengorbankan diversifikasi portofolio.
Layanan Konsultasi Jadi Pembeda
Selain produk investasi, BSN Prioritas menyediakan layanan konsultasi yang dirancang menjawab kebutuhan finansial nasabah secara lebih komprehensif. Layanan tersebut mencakup konsultasi Ziswaf, manajemen waris, hingga perencanaan perjalanan ibadah.
Manajemen waris dan perencanaan ibadah umumnya jarang ditemui pada layanan prioritas bank konvensional. Dua layanan ini menjadi nilai jual tersendiri bagi BSN Prioritas di mata nasabah muslim kelas atas.
Mengapa Segmen Affluent Jadi Sasaran
Segmen affluent dan HNWI dikenal memiliki kebutuhan finansial yang lebih kompleks dibanding nasabah ritel. Mereka tidak sekadar menabung, tetapi juga mencari instrumen investasi, perlindungan asuransi, dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Selama ini, kebutuhan tersebut banyak dilayani bank konvensional melalui layanan prioritas mereka. Kehadiran BSN Prioritas memberi alternatif bagi nasabah yang ingin solusi serupa tanpa keluar dari prinsip syariah.
Langkah Bank BSN ini juga sejalan dengan tren pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia. Kesadaran masyarakat terhadap produk investasi berbasis syariah terus meningkat, terutama di kalangan profesional muda dan pengusaha.
Apa Artinya bagi Nasabah dan Pasar
Bagi nasabah, masuknya BSN Prioritas menambah pilihan layanan wealth management syariah yang bisa diakses. Persaingan antar bank di segmen ini berpotensi mendorong perbaikan kualitas layanan dan variasi produk.
Bagi pelaku industri, langkah Bank BSN mempertegas bahwa segmen affluent syariah bukan lagi ceruk kecil. Bank syariah lain kemungkinan mengikuti langkah serupa jika respons pasar positif.
Yang perlu dicermati, keberhasilan BSN Prioritas akan bergantung pada kemampuan perseroan menyediakan tenaga ahli wealth management yang paham produk syariah sekaligus kebutuhan nasabah kelas atas. Tanpa itu, layanan prioritas hanya akan jadi nama tanpa isi.
Investasi mengandung risiko.