SULAWESI BARAT — Jorge Martin harus puas finis ketiga di MotoGP Mandalika 2026 dengan tertinggal 6,890 detik dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang keluar sebagai pemenang. Pembalap Aprilia itu mengaku kesulitan menyamai ritme dua rivalnya di dua tikungan cepat akibat wheelspin berlebihan pada ban motornya.
Pada balapan yang digelar di Sirkuit Mandalika, Jorge Martin tidak mampu mengejar ketertinggalan dari Marco Bezzecchi dan pembalap tim satelit Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez. Pembalap berjuluk The Martinator itu menyebut dua tikungan cepat menjadi titik lemahnya sepanjang akhir pekan.
Masalah utama Martin muncul di dua tikungan cepat, tempat Bezzecchi dan Fernandez mampu memacu motor lebih cepat tanpa kendala berarti. Sementara ban motor Martin mengalami spin luar biasa yang membuatnya kehilangan waktu di setiap putaran.
"Tampaknya di tikungan-tikungan cepat mereka mampu melaju lebih cepat dengan spin yang lebih sedikit, sementara ban saya malah spin luar biasa," ucap Martin, dikutip dari Crash.
Rider asal Spanyol itu mengaku sudah mencoba menganalisis cara kedua rivalnya melewati tikungan tersebut. Namun usahanya selalu berujung pada ketertinggalan satu persepuluh detik di masing-masing tikungan.
"Ada dua tikungan di mana saya tidak bisa menyamai kecepatan mereka. Saya mencoba menganalisis bagaimana cara mereka melakukannya, tetapi saya selalu kehilangan satu persepuluh detik di masing-masing tikungan itu," kata Martin.
Ketertinggalan Martin juga dipengaruhi absennya ia pada GP Indonesia musim sebelumnya akibat cedera. Kondisi itu membuat Martin datang ke Mandalika tanpa bekal data maupun pengalaman langsung menunggangi Aprilia RS-GP di trek tersebut.
Situasi berbanding terbalik dengan Bezzecchi di tim pabrikan serta Fernandez dari Trackhouse Aprilia yang sudah mengantongi data dan setelan motor lebih matang. Martin pun mengakui hal itu membuatnya sulit memanfaatkan potensi ekstra dari motor Aprilia.
"Terkadang saya merasa jika saya tidak membalap di sirkuit tersebut pada tahun sebelumnya, saya agak kesulitan menyamai kecepatan mereka. Namun di lain kesempatan, saya tidak merasa kerepotan," ujarnya.
"Untuk yang satu ini [Mandalika] memang seperti itu: saya tidak bisa memanfaatkan potensi ekstra dari Aprilia ketika performa motor sedang sangat bagus," kata Martin.
Meski Martin hanya finis ketiga, Aprilia mencatat hasil gemilang di MotoGP Mandalika 2026. Semua pembalap Aprilia menempati posisi empat besar, dimulai dari Marco Bezzecchi sebagai pemenang, disusul Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura.
Martin sendiri mengaku performanya meningkat sepanjang akhir pekan dibanding hari pertama. Namun ia merasa kekurangan jumlah putaran untuk benar-benar menyamai langkah maju yang sudah ditemukan para rivalnya sejak musim lalu.
"Tentu saja performa saya jauh meningkat sepanjang akhir pekan ini dibanding hari pertama, tetapi saya rasa saya kekurangan jumlah putaran. Mungkin musim lalu pebalap lain sudah menemukan langkah maju tersebut, sementara musim ini saya baru mencoba menyamai mereka," ucapnya.