Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Buttu Baruga Majene, Kerugian Capai Rp100 Juta

Penulis: Ragil  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 14:16:01 WIB
Rumah warga Buttu Baruga, Majene, ludes terbakar dan menimbulkan kerugian ditaksir Rp100 juta.

MAJENE — Musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WITA saat Mukhlis sedang memanjat pohon kelapa tak jauh dari rumahnya. Istrinya, Sahamia, tengah berjualan di luar kampung. Di dalam rumah masih ada mertua Mukhlis yang terbaring sakit lumpuh serta dua anaknya yang berusia 8 dan 4 tahun.

Mukhlis menuturkan, ia baru menyadari kebakaran setelah mendengar suara ledakan dari arah rumah. Begitu menoleh, kobaran api sudah membesar dan melahap bangunan tempat tinggalnya.

"Saya mendengar ledakan, pas saya menengok ke arah rumah, di situlah saya melihat kobaran api yang sangat besar membakar rumah," kata Mukhlis, Senin, 12 Oktober 2026.

Mukhlis Berlari Selamatkan Mertua dan Dua Anaknya

Melihat api terus membesar, Mukhlis langsung berlari menuju rumah. Prioritasnya saat itu menyelamatkan mertua yang terbaring sakit lumpuh dan kedua anaknya yang masih berada di dalam bangunan.

"Saya langsung berlari menuju rumah untuk menyelamatkan mertua yang sedang terbaring sakit lumpuh dan kedua anak saya masih berusia 8 dan 4 tahun karena mereka masih berada di dalam rumah," ujarnya.

Api dengan cepat melahap seluruh bangunan. Dalam waktu kurang dari satu jam, rumah tersebut rata dengan tanah dan tidak menyisakan harta benda.

"Tidak cukup satu jam, rumah ludes terbakar tak tersisa dan rata dengan tanah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan," kata Mukhlis.

Kerugian Ditaksir Rp100 Juta, Penyebab Belum Diketahui

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta. Penyebab kebakaran belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan korban.

Belum ada pula informasi mengenai hasil pemeriksaan untuk memastikan sumber api maupun besaran kerugian berdasarkan pendataan resmi.

Pemdes dan Pemkab Majene Serahkan Bantuan

Pemerintah Desa Buttu Baruga bersama Pemerintah Kabupaten Majene mendatangi korban setelah menerima informasi mengenai musibah tersebut. Pemerintah daerah menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Penyerahan bantuan dihadiri Hj. Najmah Bachyt Fattah, S.Ag., M.M., Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Pemerintah Kabupaten Majene sekaligus istri Bupati Majene. Turut hadir Sumiaty, istri Sekretaris Daerah Kabupaten Majene; Kepala Dinas Sosial Majene Najibah Fattah, S.H.; serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Majene, Hj. Lies Hirawati Thahir, S.Sos., M.Si.

Kunjungan tersebut didampingi Kepala Desa Buttu Baruga, Arifin, S.Kep. Kehadiran pemerintah diharapkan dapat meringankan beban keluarga Mukhlis setelah kehilangan rumah beserta seluruh barang di dalamnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene atas kepedulian dan kunjungannya serta menyerahkan langsung bantuan kepada warga kami yang ditimpa musibah," kata Arifin.

Tempat Tinggal Sementara Jadi Kebutuhan Mendesak

Bantuan yang disalurkan menjadi dukungan awal bagi keluarga Mukhlis di tengah kondisi sulit. Kebutuhan pemulihan korban masih perlu menjadi perhatian, terutama terkait tempat tinggal sementara dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat terhadap warga yang terdampak bencana. Pendataan kerugian dan penilaian kebutuhan lanjutan diperlukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi korban di lapangan.

Reporter: Ragil
Sumber: sorotcelebes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top