Diskominfo Pasangkayu Sambut Program Senter KIM dari Pemprov Sulbar, Zulfikar: KIM Jadi Motor Literasi Digital Warga

Penulis: Ragil  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:50:02 WIB
Kepala Diskominfopers Pasangkayu Zulfikar menyambut baik program Senter KIM dari Pemprov Sulbar sebagai bekal adaptasi teknologi digital bagi pengurus KIM.

Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfopers) Kabupaten Pasangkayu menyambut baik pelaksanaan program Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Kepala Diskominfopers Pasangkayu, Zulfikar, menilai program ini menjadi bekal penting bagi pengurus KIM di akar rumput untuk beradaptasi dengan percepatan teknologi digital. Program ini digelar di Pasangkayu pada Jumat, 21 Agustus 2026.

PASANGKAYU — Program Senter KIM yang dihadirkan Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka direspons positif oleh jajaran Diskominfopers Kabupaten Pasangkayu. Zulfikar menegaskan bahwa derasnya arus digitalisasi tidak bisa dihindari, melainkan harus diadaptasi secara bijak oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap program edukasi digital ini mampu membekali pengurus Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) agar bisa mengambil peran strategis sebagai motor penggerak literasi digital di tengah warga.

KIM Diharapkan Jadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Warga

Menurut Zulfikar, posisi KIM sangat vital dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan. Keberadaan komunitas ini dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

“KIM sebagai jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Pendekatan yang menyatu serta penggunaan bahasa yang sederhana membuat pesan-pesan pembangunan lebih mudah dipahami oleh warga luas,” ujar Zulfikar dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Pembekalan Konten Kreatif untuk Anggota Komunitas

Agar peran tersebut berjalan maksimal, Zulfikar menyoroti pentingnya pembekalan teknis bagi para anggota komunitas. Ia menekankan bahwa kemampuan membuat konten kreatif menjadi salah satu kunci utama.

Dengan konten yang menarik, informasi mengenai program pemerintah dapat terkemas lebih apik dan tepat sasaran. Hal ini dinilai akan semakin mempermudah publik memahami berbagai kebijakan yang tengah berjalan di Sulawesi Barat.

“Lewat program ini, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan mampu mengambil peran penting sebagai motor penggerak literasi digital di tengah warga,” tambah Zulfikar.

Program Senter KIM sendiri merupakan inisiatif strategis Pemprov Sulbar untuk memastikan masyarakat di tingkat bawah tidak tertinggal oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Reporter: Ragil
Sumber: sorotanpena.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top