SULAWESI BARAT — Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Fajar/Fikri untuk melaju lebih jauh di turnamen bergengsi tersebut. Meski sempat kehilangan gim kedua, penampilan solid di gim penentu memastikan langkah mereka aman ke babak delapan besar.
Pertarungan sengit tersaji sejak awal. Fajar/Fikri sempat tertinggal 3-7 di gim pertama sebelum akhirnya menemukan ritme dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Setelah itu, mereka terus menekan dan menutup gim pertama dengan keunggulan 21-15 berkat lima poin beruntun di akhir laga.
Memasuki gim kedua, segalanya berubah. Kang/Ki tampil agresif dan langsung memimpin 6-0. Duo Korea Selatan itu menjaga keunggulan hingga interval 11-5 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga setelah menang telak 21-14.
Di gim ketiga, Fajar/Fikri langsung tancap gas. Mereka memimpin 4-1 dan terus menjauh hingga unggul 13-7. Keunggulan itu tak pernah terkejar, dan ganda putra Indonesia menuntaskan perlawanan Kang/Ki dengan skor 21-12 dalam waktu 62 menit.
Performa Fajar/Fikri di gim pertama sempat naik-turun. Tertinggal empat poin di awal, mereka perlahan membangun serangan dan memanfaatkan kesalahan lawan untuk menyamakan skor 9-9. Momen tersebut menjadi titik balik penting sebelum akhirnya mereka mengamankan gim pertama.
Namun, tekanan Kang/Ki di gim kedua membuat Fajar/Fikri kesulitan mengembangkan permainan. Keunggulan enam poin lawan di interval menjadi pekerjaan rumah yang tak sempat mereka selesaikan. Kehilangan gim kedua justru menjadi bahan evaluasi cepat yang berbuah manis di gim penentu.
Dengan hasil ini, Fajar/Fikri berhak melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026. Mereka menunjukkan kapasitas sebagai salah satu andalan Indonesia di sektor ganda putra, sekaligus membuktikan mentalitas untuk bangkit setelah kehilangan gim.
Kemenangan atas Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju ini juga menjadi sinyal positif bagi perjalanan mereka di turnamen. Selanjutnya, Fajar/Fikri akan menunggu lawan dari hasil pertandingan lain di babak 16 besar yang berlangsung di venue yang sama.